Petarung Indonesia Diremehkan, Tak Layak Tantang Top 5 ONE Championship
Selasa, 18 Oktober 2022 - 11:00 WIB
Eko mengincar posisi di lima besar sejak lama. Usai mengalahkan Chan Rothana di ronde pertama pada Maret lalu, dia langsung menantang para petarung lima besar. Dia mengaku siap menghadapi para atlet berbahaya di divisinya.
Lima besar ONE Championship diisi nama-nama elite seperti Adriano Moraes, Kairat Akhmetov, Yuya Wakamatsu, Danny Kingad, dan Reece McLaren. Belum lagi Demetrious Johnson sebagai penguasa singgasana.
Di luar itu, masih ada nama lain yang punya peluang tinggi untuk merangsek ke papan atas, seperti Gurdarshan Mangat, Windson Ramos, Tatsumitsu Wada, Xie Wei, dan juga Geje Eustaquio, mantan pemilik sabuk juara dunia ONE Flyweight.
Mereka rata-rata mencatat jumlah kemenangan dua hingga tiga kali lipat dari Eko. Meski demikian, petarung kelahiran Samarinda ini sedang dalam performa mengesankan dengan torehan enam kemenangan beruntun dari tujuh laga.
Meski mengakui jika catatan kemenangan beruntun Eko adalah pencapaian impresif, Yodkaikaew menyebut jika lawan yang telah dihadapi jagoan Indonesia berada pada level rendah.
Bahkan catatan kemenangan beruntun pada ronde pertama milik Eko belum dianggap belum cukup untuk memvalidasi potensi serta ancaman yang ia miliki.
“Benar bahwa dia punya catatan enam kemenangan beruntun dan saya tak bisa meremehkan itu. Dia cukup bagus dalam area pertarungan bawah dan atas, tetapi lawan-lawan dia sebelumnya bukan petarung level tinggi. Saya rasa saya berada di atas lawan-lawan yang pernah dia hadapi,” ujar Yodkaikaew.
Lima besar ONE Championship diisi nama-nama elite seperti Adriano Moraes, Kairat Akhmetov, Yuya Wakamatsu, Danny Kingad, dan Reece McLaren. Belum lagi Demetrious Johnson sebagai penguasa singgasana.
Di luar itu, masih ada nama lain yang punya peluang tinggi untuk merangsek ke papan atas, seperti Gurdarshan Mangat, Windson Ramos, Tatsumitsu Wada, Xie Wei, dan juga Geje Eustaquio, mantan pemilik sabuk juara dunia ONE Flyweight.
Mereka rata-rata mencatat jumlah kemenangan dua hingga tiga kali lipat dari Eko. Meski demikian, petarung kelahiran Samarinda ini sedang dalam performa mengesankan dengan torehan enam kemenangan beruntun dari tujuh laga.
Meski mengakui jika catatan kemenangan beruntun Eko adalah pencapaian impresif, Yodkaikaew menyebut jika lawan yang telah dihadapi jagoan Indonesia berada pada level rendah.
Bahkan catatan kemenangan beruntun pada ronde pertama milik Eko belum dianggap belum cukup untuk memvalidasi potensi serta ancaman yang ia miliki.
“Benar bahwa dia punya catatan enam kemenangan beruntun dan saya tak bisa meremehkan itu. Dia cukup bagus dalam area pertarungan bawah dan atas, tetapi lawan-lawan dia sebelumnya bukan petarung level tinggi. Saya rasa saya berada di atas lawan-lawan yang pernah dia hadapi,” ujar Yodkaikaew.
Lihat Juga :