Piala Dunia Basket Wanita FIBA, WINS dan Indonesia
Sabtu, 22 Oktober 2022 - 06:06 WIB
Saat Piala Dunia Basket Wanita FIBA berlangsung setidaknya ada sejumlah event besar lainnya, yakni Comic-Con, pertandingan sepak bola Australia, lanjutan liga rugby, serta lainnya. Sydney Olympic Park juga terintegrasi dengan stasiun kereta sehingga warga dimanjakan saat menghadiri event.
“Jadi mudah jika harus menghadiri konser, pertandingan olahraga atau pameran apapun yang ada di sini (Sydney Olympic Park),”ujar Connie, warga Australia, yang hadir di Sydney Olympic Park dengan berkomuter dari Rootty Hills. “Hanya butuh 25 menit untuk sampai sini, dengan biaya AUD2,5,”imbuhnya.
Selain baiknya penyelenggaraan Piala Dunia Basket Wanita FIBA, performa Tim Opals- julukan Australia- sudah menjadi sudah ditunggu-tunggu pendukung tuan rumah. Bertengger di peringkat tiga dunia, Australia berharap bisa tampil sebagai kampiun di hadapan publiknya sendiri. Apalagi dengan comeback-nya Lauren Jackson, pahlawan basket Australia.
Tapi sayang, di laga pembuka The Opals, di luar dugaan takluk dari Prancis, 57-70. Di pertandingan selanjutnya Australia langsung tancap gas, di empat partai berikutnya Jackson dkk membungkus nilai sempurna. Di salah satu laga, Jackson membukukan catatan istimewa dengan mencetak 600 poin sepanjang kariernya di Piala Dunia. Dia menjadi pemain ketiga dengan koleksi poin terbanyak. Posisi pertama serta kedua di tempati pemain Brasil, Hortencia Marcari (930 poin) dan Janeth Dos Santos Arcain (750).
Kontribusi WINS
Piala Dunia Basket Wanita FIBA dimanfaatkan oleh ABC International Development (ABCID) untuk terus berkontribusi dalam mengembangkan skill jurnalis perempuan. Dengan bendera Women in News and Sports, ABCID konsisten dalam membuat sejumlah program untuk meningkatkan skill penunjang jurnalis perempuan yang bergelut di bidang olahraga. Di Indonesia, WINS telah menggelar pelatihan bagi wartawati olahraga Indonesia pada 2016 dan pelatihan penulisan serta peliputan investigasi olahraga pada 2019.
WINS juga mendorong para alumninya agar aktif di berbagai institusi wartawan olahraga berskala global, termasuk AIPS (International Sports Press Association). Selain secara offline, WINS juga kerap melaksanakan kursus singkat online secara intensif, terutama di masa pandemi, di antaranya adalah WINS Commentary Course pada 2022. Dalam program lanjutan Commentary Course ini, WINS dua jurnalis Indonesia yakni Hanna Fauzie dan Aprelia Wulansari Soewarto dan empat dari Filipina mengasah kemampuan pada ajang Piala Dunia Basket Wanita FIBA.
Indonesia Tuan Rumah FIBA World Cup 2023
“Jadi mudah jika harus menghadiri konser, pertandingan olahraga atau pameran apapun yang ada di sini (Sydney Olympic Park),”ujar Connie, warga Australia, yang hadir di Sydney Olympic Park dengan berkomuter dari Rootty Hills. “Hanya butuh 25 menit untuk sampai sini, dengan biaya AUD2,5,”imbuhnya.
Selain baiknya penyelenggaraan Piala Dunia Basket Wanita FIBA, performa Tim Opals- julukan Australia- sudah menjadi sudah ditunggu-tunggu pendukung tuan rumah. Bertengger di peringkat tiga dunia, Australia berharap bisa tampil sebagai kampiun di hadapan publiknya sendiri. Apalagi dengan comeback-nya Lauren Jackson, pahlawan basket Australia.
Tapi sayang, di laga pembuka The Opals, di luar dugaan takluk dari Prancis, 57-70. Di pertandingan selanjutnya Australia langsung tancap gas, di empat partai berikutnya Jackson dkk membungkus nilai sempurna. Di salah satu laga, Jackson membukukan catatan istimewa dengan mencetak 600 poin sepanjang kariernya di Piala Dunia. Dia menjadi pemain ketiga dengan koleksi poin terbanyak. Posisi pertama serta kedua di tempati pemain Brasil, Hortencia Marcari (930 poin) dan Janeth Dos Santos Arcain (750).
Kontribusi WINS
Piala Dunia Basket Wanita FIBA dimanfaatkan oleh ABC International Development (ABCID) untuk terus berkontribusi dalam mengembangkan skill jurnalis perempuan. Dengan bendera Women in News and Sports, ABCID konsisten dalam membuat sejumlah program untuk meningkatkan skill penunjang jurnalis perempuan yang bergelut di bidang olahraga. Di Indonesia, WINS telah menggelar pelatihan bagi wartawati olahraga Indonesia pada 2016 dan pelatihan penulisan serta peliputan investigasi olahraga pada 2019.
WINS juga mendorong para alumninya agar aktif di berbagai institusi wartawan olahraga berskala global, termasuk AIPS (International Sports Press Association). Selain secara offline, WINS juga kerap melaksanakan kursus singkat online secara intensif, terutama di masa pandemi, di antaranya adalah WINS Commentary Course pada 2022. Dalam program lanjutan Commentary Course ini, WINS dua jurnalis Indonesia yakni Hanna Fauzie dan Aprelia Wulansari Soewarto dan empat dari Filipina mengasah kemampuan pada ajang Piala Dunia Basket Wanita FIBA.
Indonesia Tuan Rumah FIBA World Cup 2023
Lihat Juga :