Qatar Siaga setelah Al-Qaeda Serukan Piala Dunia 2022 Diboikot

Minggu, 20 November 2022 - 13:06 WIB
Piala Dunia 2022 rawan serangan terorisme. Pasalnya, kelompok Al-Qaeda menyatakan sikap atas penyelanggaraan event sepak bola di Qatar itu. Foto: thesouthafrican.com
KAIRO - Aparat keamanan selama Piala Dunia 2022 harus berhati-hati atas potensi serangan terorisme. Pasalnya, kelompok Al-Qaeda menyatakan sikap atas penyelanggaraan event sepak bola di Qatar itu.

Baca Juga: Nil Maizar Prediksi Brasil Kampiun Piala Dunia 2022



Al-Qaeda mendesak umat muslim di seluruh dunia agar tidak datang menghadiri Piala Dunia di Qatar. Sebab, menurut mereka, Piala Dunia 2022 dikelola oleh orang tidak bermoral.

“Mereka (FIFA) membawa orang tidak bermoral, homoseksual, atheisme, dan penabur koruspi ke Semenanjung Arab, itu pengalihan isu atas penindasan dan pendudukan mereka di negara-negara Muslim,” tulis pernyataan Al-Qaeda menurut laporan Organisasi Intelijen SITE, dilansir Reuters, Minggu (20/11/2022).

“Oleh sebab itu kami memperingatkan saudara-saudara muslim kami untuk tidak menghadiri acara itu,” sambung pernyataan itu.

Al-Qaeda memang tidak merinci tindakan apa yang akan dilakukan jika para umat muslim tetap datang ke Qatar. Namun, aparat keamanan yang bertugas, termasuk personel intelijen tentu harus ekstra waspada.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!