Jermaine Franklin Ngamuk Kemenangannya Dirampok, Tuntut Duel Ulang Dillian Whyte
Senin, 28 November 2022 - 09:10 WIB
Jermaine Franklin Ngamuk Kemenangannya Dirampok, Tuntut Duel Ulang Dillian Whyte/The Sun
Jermaine Franklin yang marah menuntut duel ulang Dillian Whyte setelah dirampok dalam pertarungan di Wembley Arena. Jermaine Franklin marah dengan menyebut dia pantas mendapatkan duel ulang melawan Dillian Whyte setelah kemenangannya dirampok.
Baca Juga: Regis Prograis Rebut Gelar WBC usai Robohkan Jose Zepeda Ronde 11
Petinju Amerika Serikat yang sebelumnya tak terkalahkan itu mengungkapkan perasaannya setelah pertarungan dan bersikeras dia pantas pulang dengan kemenangan. ''Saya merasa seperti dirampok, saya merasa telah melakukan cukup banyak untuk menang,''kata Jermaine Franklin dengan nada kecewa.
''Saya merasa seperti saya memenangkan ronde sebelumnya. Saya merasa dirampok pada keputusan itu. Saya menjalani kamp tujuh minggu, saya telah melakukan apa yang saya bisa,''lanjutnya.
Jermaine Franklin yang sebelum melawan Dillian Whyte memiliki rekor tak terkalahkan 21-0 menuntut duel ulang. Petinju yang digadang-gadang sebagai penerus hegemoni kelas ebrat Amerika Serikat tersebut yakin bisa mengalahkan Whyte dalam duel ulang.
"Saya siap untuk pertandingan ulang jika mereka memberikannya kepada saya, tetapi saya merasa seperti saya menang, saya merasa seperti dirampok dalam keputusan itu. Saya membuktikan banyak orang salah. Saya membuktikan orang salah setiap hari, itulah yang kami lakukan,''ujarnya. "Banyak orang melihat dan mereka menilai tetapi mereka tidak tega untuk masuk ke sini dan bertarung."
Baca Juga: Regis Prograis Rebut Gelar WBC usai Robohkan Jose Zepeda Ronde 11
Petinju Amerika Serikat yang sebelumnya tak terkalahkan itu mengungkapkan perasaannya setelah pertarungan dan bersikeras dia pantas pulang dengan kemenangan. ''Saya merasa seperti dirampok, saya merasa telah melakukan cukup banyak untuk menang,''kata Jermaine Franklin dengan nada kecewa.
''Saya merasa seperti saya memenangkan ronde sebelumnya. Saya merasa dirampok pada keputusan itu. Saya menjalani kamp tujuh minggu, saya telah melakukan apa yang saya bisa,''lanjutnya.
Jermaine Franklin yang sebelum melawan Dillian Whyte memiliki rekor tak terkalahkan 21-0 menuntut duel ulang. Petinju yang digadang-gadang sebagai penerus hegemoni kelas ebrat Amerika Serikat tersebut yakin bisa mengalahkan Whyte dalam duel ulang.
"Saya siap untuk pertandingan ulang jika mereka memberikannya kepada saya, tetapi saya merasa seperti saya menang, saya merasa seperti dirampok dalam keputusan itu. Saya membuktikan banyak orang salah. Saya membuktikan orang salah setiap hari, itulah yang kami lakukan,''ujarnya. "Banyak orang melihat dan mereka menilai tetapi mereka tidak tega untuk masuk ke sini dan bertarung."
Lihat Juga :