Tunjukkan Taji di Italia, Tim Garuda Select Kalahkan Inter Milan U-17
Jum'at, 20 Januari 2023 - 10:12 WIB
loading...
A
A
A
Program pembinaan Garuda Select mencampur para pemain muda Indonesia dengan beberapa bakat muda asing yang sudah memiliki pengalaman di akademi kelas dunia, sehingga memberikan persaingan yang diharapkan dapat meningkatkan perkembangan para pemain Indonesia. “Kita senang melihat program ini layaknya sebuah program pertukaran pelajar internasional. Para siswa tidak akan bisa berkembang secara maksimal jika mereka hanya berkumpul dengan sesama orang Indonesia saja, mereka harus membuka wawasan dengan melihat bagaimana pemain muda lain berlatih, menjaga disiplin dan bersaing dengan mereka. Hasilnya pun semakin terlihat bahwa para pemain indonesia terus berkembang mengimbangi rekan-rekan mereka dari Italia, Afrika dan Australia,” ujar Mirwan Suwarso, perwakilan Mola yang membantu menyelenggarakan program Garuda Select.
Hal yang sama juga diutarakan oleh Dennis Wise di mana ia menyatakan, “Pemain Indonesia yang datang ke program kami sangat terbatas pemahaman sepakbolanya, dan kehadiran pemain asing memberikan contoh atas level yang harus segera diraih oleh para pemain Indonesia, untuk bisa bersaing merebutkan menit bermain selama berada di program ini.”
“Namun perlu dicatat, bahwa pada akhirnya tujuan kami hanya meningkatkan kualitas individu dari para pemain Indonesia supaya mereka bisa lebih cepat berkembang mengejar mimpi mereka, itu saja tugas kami, bukan untuk membentuk sebuah tim nasional untuk berkompetisi,” ujar Mirwan.
“Kami berharap para pemain bisa terus berkembang saat kembali ke klub asal mereka nanti, dan sangat diperlukan infrastruktur yang memadai untuk melanjutkan perkembangan mereka sekembalinya mereka ke Indonesia. Pemain bola layaknya sebuah senjata, mereka harus digunakan dan dirawat dengan baik oleh yang akan menggunakannya. Memiliki senjata bagus akan sia-sia jika pemiliknya tidak bisa membidik dan menembak dengan baik juga,” ujar Mirwan melengkapi.
Selanjutnya Tim Garuda Select akan melawan tim akademi AC Monza pada tanggal 24 Januari dan akademi Como pada tanggal 29 Januari, sebelum kembali ke basis mereka di Loughbrough, Inggris.
Hal yang sama juga diutarakan oleh Dennis Wise di mana ia menyatakan, “Pemain Indonesia yang datang ke program kami sangat terbatas pemahaman sepakbolanya, dan kehadiran pemain asing memberikan contoh atas level yang harus segera diraih oleh para pemain Indonesia, untuk bisa bersaing merebutkan menit bermain selama berada di program ini.”
“Namun perlu dicatat, bahwa pada akhirnya tujuan kami hanya meningkatkan kualitas individu dari para pemain Indonesia supaya mereka bisa lebih cepat berkembang mengejar mimpi mereka, itu saja tugas kami, bukan untuk membentuk sebuah tim nasional untuk berkompetisi,” ujar Mirwan.
“Kami berharap para pemain bisa terus berkembang saat kembali ke klub asal mereka nanti, dan sangat diperlukan infrastruktur yang memadai untuk melanjutkan perkembangan mereka sekembalinya mereka ke Indonesia. Pemain bola layaknya sebuah senjata, mereka harus digunakan dan dirawat dengan baik oleh yang akan menggunakannya. Memiliki senjata bagus akan sia-sia jika pemiliknya tidak bisa membidik dan menembak dengan baik juga,” ujar Mirwan melengkapi.
Selanjutnya Tim Garuda Select akan melawan tim akademi AC Monza pada tanggal 24 Januari dan akademi Como pada tanggal 29 Januari, sebelum kembali ke basis mereka di Loughbrough, Inggris.
(sto)
Lihat Juga :