MotoGP 2023: Honda Uji Coba RC213V Tanpa Sayap, Marc Marquez Bantah Itu Idenya
Senin, 13 Februari 2023 - 09:03 WIB
loading...
A
A
A
Hal itu membuat para pembalap seakan merasa terbakar karena sasis mereka tak menghilangkan panas. Pada akhirnya, keempat pembalap mereka gagal mendapatkan satu poin pun, yang mana itu baru kali pertama terjadi sejak 40 tahun terakhir.
Marquez pun pada akhirnya hanya mampu finis di posisi 10 pada hari terakhir uji coba di Malaysia. Dia tertinggal 0,777 detik dari sang pembalap tercepat asal Mooney VR46, Luca Marini, yang mencatatkan waktu di angka 1 menit 57,889 detik.
Juara MotoGP enam kali itu pun mengungkapkan bahwa ide fairing tanpa sayap itu tidak berasal dari dirinya. Bahkan dia tak mengerti maksud dan tujuan Honda dari ide tersebut.
"Tidak, tidak, tentu saja bukan ide saya untuk melepaskan sayap ini. Saya tidak tahu mengapa, mereka (timnya) berkata kepada saya 'Sekarang kamu harus mencoba ini’,” kata Marquez dilansir dari Speedweek, Minggu (12/2/2023).
“Sebenarnya, sudah waktunya memasang ban baru. Tapi kemudian saya harus berkendara tanpa sayap. Saya berkata, 'Berapa putaran yang harus saya lakukan dengannya?' "Hanya dua, adalah jawabannya." Saya melakukan itu dan kemudian memberikan komentar saya tentang itu,” tambahnya.
Semua orang tentu bisa berspekulasi tentang alasan tindakan putus asa tersebut. Namun ternyata, Honda ingin mengurangi perbedaan top speed dengan menghilangkap sayap tersebut. Fakta bahwa hal itu menyebabkan downforce yang kacau adalah sesuatu yang sudah menjadi risikonya.
Marquez mengatakan dirinya hanya bertugas melaksanakan perintah timnya dan memberikan umpan balik dari percobaan ide itu. Sebab, dia tak mau mengecewakan timnya.
Marquez pun pada akhirnya hanya mampu finis di posisi 10 pada hari terakhir uji coba di Malaysia. Dia tertinggal 0,777 detik dari sang pembalap tercepat asal Mooney VR46, Luca Marini, yang mencatatkan waktu di angka 1 menit 57,889 detik.
Juara MotoGP enam kali itu pun mengungkapkan bahwa ide fairing tanpa sayap itu tidak berasal dari dirinya. Bahkan dia tak mengerti maksud dan tujuan Honda dari ide tersebut.
"Tidak, tidak, tentu saja bukan ide saya untuk melepaskan sayap ini. Saya tidak tahu mengapa, mereka (timnya) berkata kepada saya 'Sekarang kamu harus mencoba ini’,” kata Marquez dilansir dari Speedweek, Minggu (12/2/2023).
“Sebenarnya, sudah waktunya memasang ban baru. Tapi kemudian saya harus berkendara tanpa sayap. Saya berkata, 'Berapa putaran yang harus saya lakukan dengannya?' "Hanya dua, adalah jawabannya." Saya melakukan itu dan kemudian memberikan komentar saya tentang itu,” tambahnya.
Semua orang tentu bisa berspekulasi tentang alasan tindakan putus asa tersebut. Namun ternyata, Honda ingin mengurangi perbedaan top speed dengan menghilangkap sayap tersebut. Fakta bahwa hal itu menyebabkan downforce yang kacau adalah sesuatu yang sudah menjadi risikonya.
Marquez mengatakan dirinya hanya bertugas melaksanakan perintah timnya dan memberikan umpan balik dari percobaan ide itu. Sebab, dia tak mau mengecewakan timnya.
Lihat Juga :