Pengganti Menpora Idealnya Anak Muda dan Bukan Kader Partai Politik
Kamis, 02 Maret 2023 - 16:10 WIB
loading...
A
A
A
Ini bisa berakibat proses pembangunan dengan target indeks pemuda 57,67 pada 2024 belum tentu tercapai. Bahkan tantangan ini terjadi sudah terlihat sejak 2019, dan mengalami penurunan di 2020.
"Pada 2022 sendiri kita baru naik lebih dari 1%, tentu ini memprihatinkan, artinya proses konsolidasi lembaga kepemudaan masih belum maksimal," jelas Alvian.
"Pembangunan pemuda itu di ukur dari 5 hal, pertama adalah pendidikan, kedua kesejahteraan, ketiga akses lapangan pekerjaan, keeempat itu kesehatan dan kelima adalah partisipasi dan kepemimpinan gender", lanjutnya.
Alvian menyebut semua itu belum begitu maksimal. Itu terbukti dengan target-target pencapaian kepemudaan yang kalau diasumsikan peningkatannya hanya dengan angka.
Pengacara dan kurator muda ini juga menyayangkan melihat kementerian atau lembaga kepemudaan yang justru kurang pro dengan kepentingan pemuda.
Alvian menilai Kemenpora itu harusnya didominasi anak muda atau yang usianya di bawah 40 tahun dan seorang profesional.
Menurutnya yang memimpin Kemenpora itu iedalnya anak muda yang mengerti apa sebenarnya kebutuhan anak muda untuk hari ini dan masa depan.
"Saya ambil contoh bagaimana negara-negara (asing) berhasil menciptakan partisipasi dibidang olahraga," ucap alumni pascasarjana Fakultas Hukum Universitas Indonesia (UI), itu Kamis (2/3/2023).
"Pada 2022 sendiri kita baru naik lebih dari 1%, tentu ini memprihatinkan, artinya proses konsolidasi lembaga kepemudaan masih belum maksimal," jelas Alvian.
"Pembangunan pemuda itu di ukur dari 5 hal, pertama adalah pendidikan, kedua kesejahteraan, ketiga akses lapangan pekerjaan, keeempat itu kesehatan dan kelima adalah partisipasi dan kepemimpinan gender", lanjutnya.
Alvian menyebut semua itu belum begitu maksimal. Itu terbukti dengan target-target pencapaian kepemudaan yang kalau diasumsikan peningkatannya hanya dengan angka.
Pengacara dan kurator muda ini juga menyayangkan melihat kementerian atau lembaga kepemudaan yang justru kurang pro dengan kepentingan pemuda.
Alvian menilai Kemenpora itu harusnya didominasi anak muda atau yang usianya di bawah 40 tahun dan seorang profesional.
Menurutnya yang memimpin Kemenpora itu iedalnya anak muda yang mengerti apa sebenarnya kebutuhan anak muda untuk hari ini dan masa depan.
"Saya ambil contoh bagaimana negara-negara (asing) berhasil menciptakan partisipasi dibidang olahraga," ucap alumni pascasarjana Fakultas Hukum Universitas Indonesia (UI), itu Kamis (2/3/2023).
Lihat Juga :