Dramatis, Gol Torres di Menit Akhir Kubur Mimpi Barcelona Pertahankan Gelar Liga Spanyol
Jum'at, 17 Juli 2020 - 04:09 WIB
loading...
Tendangan melengkung Lionel Messi ke gawang Osasuna pada laga lanjutan pekan 37 Liga Spanyol 2019/2020 hanya menjadi penghibur buat Barcelona / Foto: Optajose
A
A
A
BARCELONA - Tendangan melengkung Lionel Messi ke gawang Osasuna pada laga lanjutan pekan 37 Liga Spanyol 2019/2020 hanya menjadi penghibur buat Barcelona . Pasalnya, pada pertandingan yang berlangsung di Camp Nou, Jumat (17/7) dini hari WIB, tuan rumah kehilangan tiga poin setelah kalah 1-2 dari Osasuna.
Barcelona agak sedikit kepayahan menjebol gawang Osasuna selama di babak pertama. Meskipun menguasai jalannya pertandingan dengan persentase penguasaan bola 75% berbanding 25%, namun tidak ada tendangan atau ancaman yang mengarah ke kiper Sergio Herrera.
Sebaliknya, Osasuna justru terbilang efektif di babak pertama ini. Kendati melepaskan penguasaan bola, namun mereka mampu mengancam gawang Ter Stegen sebanyak tiga kali. Satu di antaranya sukses menggetarkan gawang Barcelona pada menit 16.
Adalah Jose Arnaiz yang menjadi pengkhianat setelah umpan silang Pervis Estupinan dari sisi kanan pertahanan Barcelona mampu dimaksimalkan dengan sempurna oleh pemain bernomor punggung 16. (Baca juga: Resmi Besut Juventus U-23, Pirlo Jadi Kandidat Pelatih Masa Depan Si Nyonya Tua )
Di sisa waktu pertandingan babak pertama, Barcelona mencoba untuk merespon gol tersebut namun hingga interval pertama usai tak ada gol penyeimbang tercipta. Ini kali pertama Barcelona gagal melepaskan tendangan yang mengarah ke target sejak musim 2003/2004.
Melihat lini depan Barcelona kurang begitu greget, pelatih Quique Setien pun melakukan pergantian dua pemain sekaligus di babak kedua. Arturo Vidal dan Luis Suarez masuk menggantikan Nelson Semedo dan Martin Braithwaite pada menit 59.
Perubahan itu benar-benar membuahkan hasil. Selang tiga menit kemudian, Messi sukses menyamakan kedudukan menjadi 1-1 lewat tendangan bebas.
Barcelona agak sedikit kepayahan menjebol gawang Osasuna selama di babak pertama. Meskipun menguasai jalannya pertandingan dengan persentase penguasaan bola 75% berbanding 25%, namun tidak ada tendangan atau ancaman yang mengarah ke kiper Sergio Herrera.
Sebaliknya, Osasuna justru terbilang efektif di babak pertama ini. Kendati melepaskan penguasaan bola, namun mereka mampu mengancam gawang Ter Stegen sebanyak tiga kali. Satu di antaranya sukses menggetarkan gawang Barcelona pada menit 16.
Adalah Jose Arnaiz yang menjadi pengkhianat setelah umpan silang Pervis Estupinan dari sisi kanan pertahanan Barcelona mampu dimaksimalkan dengan sempurna oleh pemain bernomor punggung 16. (Baca juga: Resmi Besut Juventus U-23, Pirlo Jadi Kandidat Pelatih Masa Depan Si Nyonya Tua )
Di sisa waktu pertandingan babak pertama, Barcelona mencoba untuk merespon gol tersebut namun hingga interval pertama usai tak ada gol penyeimbang tercipta. Ini kali pertama Barcelona gagal melepaskan tendangan yang mengarah ke target sejak musim 2003/2004.
Melihat lini depan Barcelona kurang begitu greget, pelatih Quique Setien pun melakukan pergantian dua pemain sekaligus di babak kedua. Arturo Vidal dan Luis Suarez masuk menggantikan Nelson Semedo dan Martin Braithwaite pada menit 59.
Perubahan itu benar-benar membuahkan hasil. Selang tiga menit kemudian, Messi sukses menyamakan kedudukan menjadi 1-1 lewat tendangan bebas.
Lihat Juga :