Jelang MotoGP 2020, Persaingan di Sirkuit Jerez Diprediksi Masih Sama
Sabtu, 18 Juli 2020 - 14:31 WIB
loading...
A
A
A
Namun, Dovizioso baru-baru ini menjelaskan jika tulang selangkanya sudah tidak sakit lagi. Akan tetapi, semua rasa sakit itu dapat kambuh ketika sudah menunggangi motor balap yang sesungguhnya. “Setelah operasi tulang selangka, saya terus bekerja keras untuk mencoba dan menjadi bugar untuk balapan di Jerez. Saya merasa cukup baik, perasaan saya juga sangat positif,” ungkapnya. (Baca juga: Turki Jamin Rahasia Sistem Rudal S-400 Rusia Tak Jatuh ke Tangan AS)
Selain dua rider itu, pembalap Yamaha, Valentino Rossi dan Maverick Vinales, serta rider Suzuki, Alex Rins, juga berpotensi membuat kejutan pada musim ini. Dari ketiga nama itu, Vinales paling berpeluang untuk mengganggu persaingan Marquez dan Dovizioso. Pasalnya, rider asal Spanyol itu mencatatkan performa terbaik dalam empat tes pada awal tahun ini, termasuk di Jerez. Meski begitu, dia tidak ingin terlalu jemawa karena banyak yang harus diperhatikan.
Selain masalah teknis, strategi untuk balapan pun sangat dibutuhkan. Namun, Vinales juga menyadari para pembalap akan sulit menjalani balapan secara konsisten, mengingat jadwal mundur karena adanya pandemi Covid-19. Maka dari itu, Vinales memprediksi para pembalap akan sedikit kaku ketika mengemudikan motor dalam balapan yang sesungguhnya. (Lihat videonya: Pasien Covid-19 Kabur dari Runah Sakit karena Takut Biaya Mahal)
“Bagaimanapun, kita harus sangat berhati-hati dengan pembalap lainnya. Saya harus berkonsentrasi menggeber motor dengan maksimal setiap putarannya. Tujuan utama saya adalah menembus ke barisan depan, kemudian memimpin di tikungan pertama dan menggerakkan ritme saya. Itulah tujuan kami dan sekaligus cara terbaik untuk balapan dengan motor ini,” paparnya. (Raikhul Amar)
Selain dua rider itu, pembalap Yamaha, Valentino Rossi dan Maverick Vinales, serta rider Suzuki, Alex Rins, juga berpotensi membuat kejutan pada musim ini. Dari ketiga nama itu, Vinales paling berpeluang untuk mengganggu persaingan Marquez dan Dovizioso. Pasalnya, rider asal Spanyol itu mencatatkan performa terbaik dalam empat tes pada awal tahun ini, termasuk di Jerez. Meski begitu, dia tidak ingin terlalu jemawa karena banyak yang harus diperhatikan.
Selain masalah teknis, strategi untuk balapan pun sangat dibutuhkan. Namun, Vinales juga menyadari para pembalap akan sulit menjalani balapan secara konsisten, mengingat jadwal mundur karena adanya pandemi Covid-19. Maka dari itu, Vinales memprediksi para pembalap akan sedikit kaku ketika mengemudikan motor dalam balapan yang sesungguhnya. (Lihat videonya: Pasien Covid-19 Kabur dari Runah Sakit karena Takut Biaya Mahal)
“Bagaimanapun, kita harus sangat berhati-hati dengan pembalap lainnya. Saya harus berkonsentrasi menggeber motor dengan maksimal setiap putarannya. Tujuan utama saya adalah menembus ke barisan depan, kemudian memimpin di tikungan pertama dan menggerakkan ritme saya. Itulah tujuan kami dan sekaligus cara terbaik untuk balapan dengan motor ini,” paparnya. (Raikhul Amar)
(ysw)
Lihat Juga :