Evaluasi Performa Gregoria Mariska di Swiss Open 2023, PBSI: Harus Lebih Pintar Kuasai Lapangan
Rabu, 29 Maret 2023 - 11:00 WIB
loading...
Tunggal putri Indonesia Gregoria Mariska Tunjung harus lebih pintar menguasai lapangan/Foto/PBSI
A
A
A
BASEL - PBSI memberi penilaian atas pencapaian tunggal putri Indonesia Gregoria Mariska Tunjung di Swiss Open 2023. Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI Rionny Mainaky menyebut Jorji -sapaan Gregoria- harus lebih pintar menguasai lapangan.
Langkah Jorji terhenti di semifinal Swiss Open 2023 setelah ditumbangkan wakil Thailand Pornpawee Chochuwong di St. Jakobshalle Basel. Laga yang berlangsung selama satu jam sebelas menit itu berakhir dengan rubber game 21-18, 13-21, 17-21.
Baca juga: 9 Dampak Menakutkan jika Indonesia Batal Gelar Piala Dunia U-20 2023
Kekalahan Gregoria sekaligus memastikan Indonesia tak ada wakil di final Swiss Open 2023. Sebelumnya, ganda putri Indonesia Apriyani Rahayu/Siti Fadia tak bisa melanjutkan laga semifinal setelah Apriyani cedera bahu.
"Gregoria sebenarnya ada peluang. Tapi, di poin-poin tua gim ketiga malah banyak melakukan kesalahan sendiri yang menguntungkan lawan. Seandainya dia lebih fokus dan mengelola pikirannya dengan baik, hasilnya bisa lain," ujar Rionny dikutip dari rilis PBSI, Senin (27/3/2023).
Baca juga: Sebelum Mundur di Semifinal Swiss Open 2023, Apriyani Rasakan Ngilu yang Hebat di Bagian Bahu
Jika berhasil memenangi duel kontra Chochuwong, Grego sejatinya sudah ditunggu Mia Blichfeldt. Pebulutangkis asal Denmark itu menumbangkan Beiwen Zhang pada babak semifinal melalui rubber game 19-21, 21-19, 21-18.
Langkah Jorji terhenti di semifinal Swiss Open 2023 setelah ditumbangkan wakil Thailand Pornpawee Chochuwong di St. Jakobshalle Basel. Laga yang berlangsung selama satu jam sebelas menit itu berakhir dengan rubber game 21-18, 13-21, 17-21.
Baca juga: 9 Dampak Menakutkan jika Indonesia Batal Gelar Piala Dunia U-20 2023
Kekalahan Gregoria sekaligus memastikan Indonesia tak ada wakil di final Swiss Open 2023. Sebelumnya, ganda putri Indonesia Apriyani Rahayu/Siti Fadia tak bisa melanjutkan laga semifinal setelah Apriyani cedera bahu.
"Gregoria sebenarnya ada peluang. Tapi, di poin-poin tua gim ketiga malah banyak melakukan kesalahan sendiri yang menguntungkan lawan. Seandainya dia lebih fokus dan mengelola pikirannya dengan baik, hasilnya bisa lain," ujar Rionny dikutip dari rilis PBSI, Senin (27/3/2023).
Baca juga: Sebelum Mundur di Semifinal Swiss Open 2023, Apriyani Rasakan Ngilu yang Hebat di Bagian Bahu
Jika berhasil memenangi duel kontra Chochuwong, Grego sejatinya sudah ditunggu Mia Blichfeldt. Pebulutangkis asal Denmark itu menumbangkan Beiwen Zhang pada babak semifinal melalui rubber game 19-21, 21-19, 21-18.
Lihat Juga :