Peru Mundur Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-17 2023
Selasa, 28 Maret 2023 - 01:20 WIB
loading...
Peru secara mengejutkan memutuskan mundur sebagai tuan rumah penyelenggaraan Piala Dunia U-17 2023. Itu diketahui dari akun Twitter, @theaseanball, Senin (27/3/2023) / Foto: Twitter ASEAN FOOTBALL (@theaseanball)
A
A
A
JAKARTA - Peru secara mengejutkan memutuskan mundur sebagai tuan rumah penyelenggaraan Piala Dunia U-17 2023 . Itu diketahui dari akun Twitter, @theaseanball, Senin (27/3/2023).
"Federasi Sepak Bola Peru (FPF) telah memutuskan untuk menarik tuan rumah Piala Dunia FIFA U-17 karena Pemerintah negara tersebut akan mengalokasikan sumber daya tersebut untuk rekonstruksi setelah bencana alam," tulis akun @theaseanball.
Baca Juga: Ketum PSSI Erick Thohir Terbang ke Markas FIFA Bahas Nasib Piala Dunia U-20 2023
Sejatinya Piala Dunia U-17 2023 bakal digelar pada 10 November hingga 2 Desember mendatang. Namun pemerintah setempat akhirnya memutuskan mundur sebagai tuan rumah dan memilih fokus untuk rekonstruksi pasca bencama alam (gempa bumi) yang mengguncang Peru pada pertengahan bulan ini.
Gempa bumi berkekuatan 6,8 skala Richter (SR), pada kedalaman 66,4 km sekitar 10 kilometer dari kota Balao di provinsi Guayas mengguncang wilayah pesisir Ekuador dan Peru Utara. Bencana alam tersebut menimbulkan kerusakan struktural pada banyak rumah, sekolah, dan pusat kesehatan
"Federasi Sepak Bola Peru (FPF) telah memutuskan untuk menarik tuan rumah Piala Dunia FIFA U-17 karena Pemerintah negara tersebut akan mengalokasikan sumber daya tersebut untuk rekonstruksi setelah bencana alam," tulis akun @theaseanball.
Baca Juga: Ketum PSSI Erick Thohir Terbang ke Markas FIFA Bahas Nasib Piala Dunia U-20 2023
Sejatinya Piala Dunia U-17 2023 bakal digelar pada 10 November hingga 2 Desember mendatang. Namun pemerintah setempat akhirnya memutuskan mundur sebagai tuan rumah dan memilih fokus untuk rekonstruksi pasca bencama alam (gempa bumi) yang mengguncang Peru pada pertengahan bulan ini.
Gempa bumi berkekuatan 6,8 skala Richter (SR), pada kedalaman 66,4 km sekitar 10 kilometer dari kota Balao di provinsi Guayas mengguncang wilayah pesisir Ekuador dan Peru Utara. Bencana alam tersebut menimbulkan kerusakan struktural pada banyak rumah, sekolah, dan pusat kesehatan
Lihat Juga :