Ketum PSSI Erick Thohir Terbang ke Markas FIFA Bahas Nasib Piala Dunia U-20 2023
Senin, 27 Maret 2023 - 22:36 WIB
loading...
Ketua Umum (Ketum) PSSI, Erick Thohir dikabarkan bakal terbang ke Zurich untuk bertemu dengan pimpian FIFA membahas nasib Indonesia selaku tuan rumah di Piala Dunia U-20 2023 pada 20 Mei hingga 11 Juni mendatang / Foto: Instagram Erick Thohir (@erickthohi
A
A
A
JAKARTA - Ketua Umum (Ketum) PSSI, Erick Thohir dikabarkan bakal terbang ke Zurich untuk bertemu dengan pimpian FIFA membahas nasib Indonesia selaku tuan rumah di Piala Dunia U-20 2023 pada 20 Mei hingga 11 Juni mendatang. Kabar ini sebagaimana disampaikan akun media sosial Twitter Extra Time Indonesia
(@idextratime).
"Ketum PSSI, Erick Thohir , akan terbang langsung ke markas FIFA di Zurich guna membahas nasib Indonesia di Piala Dunia U20," tulis Extra Time Indonesia.
Keberangkatan Erick Thohir diharapkan bisa melobi FIFA untuk tidak menjatuhkan sanksi berat pada Indonesia. Sementara itu, Plt Menpora Muhadjir Effendy mengungkapkan jika Indonesia sempat memberikan syarat khusus agar Timnas Israel U-20 bisa berlaga di Indonesia.
Baca Juga: Jurnalis Italia Prediksi Indonesia Bakal Kena Sanksi Berat FIFA
Namun syarat tersebut ditolak FIFA. "Tentu saja kita sangat menyayangkan kondisi-kondisi atau syarat-syarat yang kita ajukan ke FIFA kelihatannya tidak mendapatkan kesepakatan," kata Muhadjir.
(@idextratime).
"Ketum PSSI, Erick Thohir , akan terbang langsung ke markas FIFA di Zurich guna membahas nasib Indonesia di Piala Dunia U20," tulis Extra Time Indonesia.
Keberangkatan Erick Thohir diharapkan bisa melobi FIFA untuk tidak menjatuhkan sanksi berat pada Indonesia. Sementara itu, Plt Menpora Muhadjir Effendy mengungkapkan jika Indonesia sempat memberikan syarat khusus agar Timnas Israel U-20 bisa berlaga di Indonesia.
Baca Juga: Jurnalis Italia Prediksi Indonesia Bakal Kena Sanksi Berat FIFA
Namun syarat tersebut ditolak FIFA. "Tentu saja kita sangat menyayangkan kondisi-kondisi atau syarat-syarat yang kita ajukan ke FIFA kelihatannya tidak mendapatkan kesepakatan," kata Muhadjir.
Lihat Juga :