Akan Sambangi Markas FIFA, Erick Thohir Menangis Saat Doa Bersama Skuad Indonesia U-20
loading...
A
A
A
JAKARTA - Ketua Umum (Ketum) PSSI, Erick Thohir akan berusaha mencari solusi terkait polemik Piala Dunia Dunia U-20 2023. Dia melakukan doa bersama skuad tim nasional (Timnas) Indonesia U-20 agar bisa mendapatkan hasil terbaik.
Indonesia terancam batal menggelar Piala Dunia U-20 2023. Ini akibat masifnya penolakan terhadap Timnas Israel U-20.
Sejumlah indikasinya sudah terlihat. FIFA telah membatalkan agenda drawing atau pengundian penyisihan grup yang seyogyanya berlangsung di Bali akhir bulan ini.
Kemudian hilangnya lagu resmi Piala Dunia U-20 dari situs resmi FIFA. Lalu, munculnya Argentina dan Peru sebagai calon pengganti Indonesia.
Bukan hanya itu, sejumlah sanksi lainnya berpotensi diterima Indonesia. Diantaranya adalah kemungkinan pembekuan dari keanggotaan FIFA.
Masalah ini ikut menjadi perhatian pemerintah. Presiden Republik Indonesia (RI), Joko Widodo sampai memberi peryataan resmi.
Sosok yang biasa dipanggil Jokowi itu meminta agar tidak mencampur adukan politik dengan olahraga.
Lebih lanjut, Jokowi mengutus Erick untuk menemui FIFA dan mencari solusi terbaik. Tugas ini akan segera dilaksanakan.
Erick mengatakan akan segera terbang ke Markas FIFA di Zurich, Swiss, usai menyaksikan laga persahabatan antara tim nasional (Timnas) Indonesia vs Burundi, Selasa (28/3/2023).
Sebelum menyambangi markas FIFA, Erick melakukan doa bersama personel Indonesia U-20. Mereka berharap agar mendapat hasil positif.
Doa bersama itu terasa begitu khidmad. Erick bahkan terlihat sampai menangis dan kemudian bersalaman dengan para pemain.
"Malam ini sebelum berangkat ke bandara dari Stadion Patriot Candrabhaga, saya dan para pemain Timnas U20 berdoa bersama untuk sepak bola Indonesia," tulis Erick di Instagram.
"Terima kasih atas dukungan dan kepercayaannya. Insya Allah, esok saya akan berjuang sebaik mungkin untuk masa depan sepak bola Indonesia," tegasnya di akun @erickthohir.
Foto: Instagram
Lihat Juga: Hasil Drawing Piala Asia U-20 2025: Timnas Indonesia di Grup Neraka Bersama Uzbekistan dan Iran
Indonesia terancam batal menggelar Piala Dunia U-20 2023. Ini akibat masifnya penolakan terhadap Timnas Israel U-20.
Sejumlah indikasinya sudah terlihat. FIFA telah membatalkan agenda drawing atau pengundian penyisihan grup yang seyogyanya berlangsung di Bali akhir bulan ini.
Kemudian hilangnya lagu resmi Piala Dunia U-20 dari situs resmi FIFA. Lalu, munculnya Argentina dan Peru sebagai calon pengganti Indonesia.
Bukan hanya itu, sejumlah sanksi lainnya berpotensi diterima Indonesia. Diantaranya adalah kemungkinan pembekuan dari keanggotaan FIFA.
Masalah ini ikut menjadi perhatian pemerintah. Presiden Republik Indonesia (RI), Joko Widodo sampai memberi peryataan resmi.
Sosok yang biasa dipanggil Jokowi itu meminta agar tidak mencampur adukan politik dengan olahraga.
Lebih lanjut, Jokowi mengutus Erick untuk menemui FIFA dan mencari solusi terbaik. Tugas ini akan segera dilaksanakan.
Erick mengatakan akan segera terbang ke Markas FIFA di Zurich, Swiss, usai menyaksikan laga persahabatan antara tim nasional (Timnas) Indonesia vs Burundi, Selasa (28/3/2023).
Sebelum menyambangi markas FIFA, Erick melakukan doa bersama personel Indonesia U-20. Mereka berharap agar mendapat hasil positif.
Doa bersama itu terasa begitu khidmad. Erick bahkan terlihat sampai menangis dan kemudian bersalaman dengan para pemain.
"Malam ini sebelum berangkat ke bandara dari Stadion Patriot Candrabhaga, saya dan para pemain Timnas U20 berdoa bersama untuk sepak bola Indonesia," tulis Erick di Instagram.
Baca Juga
"Terima kasih atas dukungan dan kepercayaannya. Insya Allah, esok saya akan berjuang sebaik mungkin untuk masa depan sepak bola Indonesia," tegasnya di akun @erickthohir.
Foto: Instagram
View this post on Instagram
Lihat Juga: Hasil Drawing Piala Asia U-20 2025: Timnas Indonesia di Grup Neraka Bersama Uzbekistan dan Iran
(mirz)