Permintaan Maaf Hokky Caraka
Minggu, 02 April 2023 - 10:02 WIB
loading...
Hokky Caraka menyampaikan permintaan maaf kepada pihak-pihak yang merasa tersinggung dengan tulisannya di media sosial/ Foto: Screenshot Instagram ????? ?????? (@hokkycaraka_)
A
A
A
JAKARTA - Hokky Caraka menyampaikan permintaan maaf kepada pihak-pihak yang merasa tersinggung dengan tulisannya di media sosial. Itu disampaikannya pada Instagram Story pribadinya (@hokkycaraka_), Sabtu (1/4/2023).
"Saya Hokky Caraka , meminta maaf kepada seluruh belah pihak, kelompok maupun pribadi yang tersinggung dengan pernyataan yang saya beri baik secara lisan maupun tertulis di media sosial. Semua itu tidak lepas dari rasa kekecewaan, kekesalan, dan juga kesedihan saya setelah menerima kabar dan kenyataan telah batalnya Piala Dunia U-20 di Indonesia," tulis Hokky Caraka.
Baca Juga: Hasil Juventus vs Verona: Gol Moise Keane Jaga Asa si Nyonya Tampil di Eropa
Hokky Caraka sempat meluapkan emosinya ketika FIFA mencabut status Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 2023, Rabu (29/3/2023). FIFA megambil keputusan itu karena situasi yang ada di Indonesia dirasa tidak memungkinkan untuk meggelar ajang tersebut.
Adapun situasi yang dimaksud adalah masifnya penolakan keiekutsertaan Timnas Israel U-20. Penolakan itu dilakukan dua kepala daerah, yakni Gubernur Bali I Wayan Koster dan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.
"Saya Hokky Caraka , meminta maaf kepada seluruh belah pihak, kelompok maupun pribadi yang tersinggung dengan pernyataan yang saya beri baik secara lisan maupun tertulis di media sosial. Semua itu tidak lepas dari rasa kekecewaan, kekesalan, dan juga kesedihan saya setelah menerima kabar dan kenyataan telah batalnya Piala Dunia U-20 di Indonesia," tulis Hokky Caraka.
Baca Juga: Hasil Juventus vs Verona: Gol Moise Keane Jaga Asa si Nyonya Tampil di Eropa
Hokky Caraka sempat meluapkan emosinya ketika FIFA mencabut status Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 2023, Rabu (29/3/2023). FIFA megambil keputusan itu karena situasi yang ada di Indonesia dirasa tidak memungkinkan untuk meggelar ajang tersebut.
Adapun situasi yang dimaksud adalah masifnya penolakan keiekutsertaan Timnas Israel U-20. Penolakan itu dilakukan dua kepala daerah, yakni Gubernur Bali I Wayan Koster dan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.
Lihat Juga :