Bentrok di Allianz Stadium, Juve dan Lazio Harus Jaga Asa Scudetto
Senin, 20 Juli 2020 - 12:32 WIB
loading...
A
A
A
Dia juga tidak menjadikan cederanya beberapa pemain pilar, seperti Adam Marusic, Joaquin Correa, Senad Lulic, Lucas Leiva, dan Stefan Radu sebagai alasan, karena sebagai sebuah tim, Lazio selalu tampil gagah berani. “Kami mengalami masa sulit setelah restart kompetisi dengan cedera, tetapi tidak mengambil apa pun dari tim kami. Para pemain masih memenangkan Piala Super Italia, kembali menantang untuk scudetto jelang akhir musim, dan saya tidak bisa meminta lebih banyak lagi,” kata Inzaghi.
Adik dari legendaris AC Milan, Filippo Inzaghi, itu juga membantah ada keretakan di ruang ganti tim. Dia menganggap hal-hal ditulis media berlebihan untuk menciptakan kontroversi. Inzaghi mengungkapkan Presiden Claudio Lotito selalu mengunjungi tempat latihan untuk berbicara dengan tim merupakan wajar sebagai pemilik bahwa dia ingin tahu apa yang terjadi.
Inzaghi mengindikasikan Lazio tetap kompak dan siap memperjuangkan tiket Liga Champions musim depan sembari mengintip peluang scudetto. Bila menang melawan Juve, jarak terpangkas menjadi lima poin saja. I Biancocelsti semakin percaya diri karena mampu mengalahkan Juve dua kali musim ini, 3-1 di pertemuan pertama Seri A dan 3-1 di Final Supercoppa Italia pada Desember lalu. (Lihat videonya: Seorag Nenek Renta di Banyuasin Digugat Anaknya Sendiri Perihal Warisan)
Menurut Inzaghi, Lazio hanya perlu meningkatkan efisiensi ketika mendapatkan peluang mencetak gol. Sang penyerang andalan, Ciro Immobile, diharapkan mampu mengemban tugas itu. Terlebih dia sedang memimpin daftar top skor sementara Seri A musim ini dengan 29 gol, unggul satu gol dari jagoan Juve, CR7 yang berada di posisi kedua.
Menurut dia, bermain dengan para pemain yang sama setiap tiga hari, membuat Lazio kehilangan ketajaman menyelesaikan peluang dan tetap fokus dalam pertahanan. “Itu merupakan sesuatu yang tidak bisa dihindari. Tetapi, kami hampir memasukkan Lazio ke Liga Champions untuk pertama kalinya sejak 2007/08, dan kami harus terus mencapainya,” kata Inzaghi. (Alimansyah)
Adik dari legendaris AC Milan, Filippo Inzaghi, itu juga membantah ada keretakan di ruang ganti tim. Dia menganggap hal-hal ditulis media berlebihan untuk menciptakan kontroversi. Inzaghi mengungkapkan Presiden Claudio Lotito selalu mengunjungi tempat latihan untuk berbicara dengan tim merupakan wajar sebagai pemilik bahwa dia ingin tahu apa yang terjadi.
Inzaghi mengindikasikan Lazio tetap kompak dan siap memperjuangkan tiket Liga Champions musim depan sembari mengintip peluang scudetto. Bila menang melawan Juve, jarak terpangkas menjadi lima poin saja. I Biancocelsti semakin percaya diri karena mampu mengalahkan Juve dua kali musim ini, 3-1 di pertemuan pertama Seri A dan 3-1 di Final Supercoppa Italia pada Desember lalu. (Lihat videonya: Seorag Nenek Renta di Banyuasin Digugat Anaknya Sendiri Perihal Warisan)
Menurut Inzaghi, Lazio hanya perlu meningkatkan efisiensi ketika mendapatkan peluang mencetak gol. Sang penyerang andalan, Ciro Immobile, diharapkan mampu mengemban tugas itu. Terlebih dia sedang memimpin daftar top skor sementara Seri A musim ini dengan 29 gol, unggul satu gol dari jagoan Juve, CR7 yang berada di posisi kedua.
Menurut dia, bermain dengan para pemain yang sama setiap tiga hari, membuat Lazio kehilangan ketajaman menyelesaikan peluang dan tetap fokus dalam pertahanan. “Itu merupakan sesuatu yang tidak bisa dihindari. Tetapi, kami hampir memasukkan Lazio ke Liga Champions untuk pertama kalinya sejak 2007/08, dan kami harus terus mencapainya,” kata Inzaghi. (Alimansyah)
(ysw)
Lihat Juga :