Erislandy Lara vs Danny Garcia: Duel Seru Pertahankan Gelar WBA
Jum'at, 05 Mei 2023 - 09:30 WIB
loading...
A
A
A
Lara-Zerafa pertama kali diperintahkan oleh WBA pada 14 Maret, dengan kedua belah pihak diberi waktu 30 hari untuk mencapai kesepakatan. Pertarungan ini segera dilaksanakan setelah Gennadiy Golovkin melepaskan gelar WBA 'Super' miliknya, karena ia tidak lagi melihat adanya manfaat dari pertarungan konsolidasi gelar melawan Lara (29-3-3, 17KO).
Baca Juga: 5 Petinju Meksiko Terbaik Sepanjang Sejarah, Julio Cesar Chavez hingga Erik Morales
Perebutan gelar wajib melawan Zerafa (31-4, 19KO) sempat mengganggu rencana Premier Boxing Champions (PBC) untuk menggelar pertarungan Lara-Garcia. Namun hal tersebut telah diperbaiki, karena Zerafa dipastikan akan mendapatkan kesempatan pertama untuk merebut gelar kelas menengah WBA, baik dari pemenang pertarungan tanggal 5 Agustus atau dari Lara jika pertarungan tersebut gagal menghasilkan pemenang.
Garcia sebelumnya memegang gelar juara dunia kelas welter junior versi WBC dan WBA sebelum mengosongkan gelar-gelar tersebut pada waktu yang berbeda untuk berkompetisi di kelas welter. Ia kemudian merebut gelar kelas welter WBC yang lowong dengan kemenangan atas Robert Guerrero pada Januari 2016, namun tidak pernah berhasil mempertahankannya saat ia kalah angka terbelah dari Keith Thurman pada pertarungan unifikasi mereka di bulan Maret 2017.
Dua tawaran untuk merebut kembali gelar juara kelas welter berakhir dengan kekalahan dari Shawn Porter pada bulan September 2018 dan kekalahan dari Spence. Saat logistik untuk Lara-Garcia sudah beres, Zerafa dapat melanjutkan kariernya dengan tenang sebelum perebutan gelar yang diharapkannya sebelum akhir tahun ini. "Dalam kasus Zerafa, ia dapat melakukan pertarungan opsional melawan penantang yang disetujui oleh badan yang bersangkutan sambil menunggu perebutan gelar juara dunia sebagai penantang wajibnya," kata Chavez.
Baca Juga: 5 Petinju Meksiko Terbaik Sepanjang Sejarah, Julio Cesar Chavez hingga Erik Morales
Perebutan gelar wajib melawan Zerafa (31-4, 19KO) sempat mengganggu rencana Premier Boxing Champions (PBC) untuk menggelar pertarungan Lara-Garcia. Namun hal tersebut telah diperbaiki, karena Zerafa dipastikan akan mendapatkan kesempatan pertama untuk merebut gelar kelas menengah WBA, baik dari pemenang pertarungan tanggal 5 Agustus atau dari Lara jika pertarungan tersebut gagal menghasilkan pemenang.
Garcia sebelumnya memegang gelar juara dunia kelas welter junior versi WBC dan WBA sebelum mengosongkan gelar-gelar tersebut pada waktu yang berbeda untuk berkompetisi di kelas welter. Ia kemudian merebut gelar kelas welter WBC yang lowong dengan kemenangan atas Robert Guerrero pada Januari 2016, namun tidak pernah berhasil mempertahankannya saat ia kalah angka terbelah dari Keith Thurman pada pertarungan unifikasi mereka di bulan Maret 2017.
Dua tawaran untuk merebut kembali gelar juara kelas welter berakhir dengan kekalahan dari Shawn Porter pada bulan September 2018 dan kekalahan dari Spence. Saat logistik untuk Lara-Garcia sudah beres, Zerafa dapat melanjutkan kariernya dengan tenang sebelum perebutan gelar yang diharapkannya sebelum akhir tahun ini. "Dalam kasus Zerafa, ia dapat melakukan pertarungan opsional melawan penantang yang disetujui oleh badan yang bersangkutan sambil menunggu perebutan gelar juara dunia sebagai penantang wajibnya," kata Chavez.
(aww)
Lihat Juga :