Saul Canelo Alvarez Berdarah, Jatuhkan John Ryder saat Pertahankan Gelar
Minggu, 07 Mei 2023 - 13:50 WIB
loading...
A
A
A
Ryder yang berasal dari London, 34 tahun, merupakan penantang wajib WBO untuk salah satu dari empat gelar kelas menengah super milik Canelo Alvarez. Canelo, seorang juara empat divisi, meningkatkan rekornya menjadi 59-2-2 (39 KO). Ryder (32-6, 18 KO) terhindar dari apa yang akan menjadi kekalahan KO kedua sejak ia menjadi petinju profesional pada bulan September 2010.
Ketangguhan lawannya tidak mengejutkan Canelo, yang bertarung untuk pertama kalinya sejak ia menjalani operasi pada bulan Oktober untuk memperbaiki kerusakan ligamen di pergelangan tangan kirinya. "Dia adalah petarung yang sangat kuat, bung," kata Canelo. "Dan, Anda tahu, ketika ia melakukan segalanya... semuanya menjadi lebih sulit dari biasanya. Tetapi saya tahu itu. Saya sering berada di posisi ini dan saya tahu itu. Dan saya menghormati lawan-lawan saya karena saya tahu mereka akan mengincar segalanya."
Canelo Alvarez, yang difavoritkan 16-1 atas Ryder, berniat untuk mengamankan pertarungan ulang gelar juara kelas berat ringan dengan juara WBA Dmitry Bivol pada 16 September, setelah mengalahkan Ryder. Bivol (21-0, 11 KO) mengalahkan Canelo Alvarez melalui keputusan mutlak dalam perebutan gelar juara dunia kelas berat badan 175 pon selama 12 ronde pada 7 Mei lalu di T-Mobile Arena, Las Vegas.
Saul Canelo Alvarez yang penuh kebanggaan jelas menginginkan kemenangan KO pada ronde ke-12 dan terakhir pada Sabtu malam, namun Ryder yang keras kepala tetap bertahan dan bertarung melawan superstar yang sangat diunggulkan itu dalam tiga menit terakhir. Canelo menyatakan rasa hormatnya kepada penantangnya yang tangguh itu segera setelah bel akhir pertandingan berbunyi.
John Ryder kembali menyerang Alvarez dengan sebuah pukulan kanan kurang dari dua menit memasuki ronde ke-11. Sebuah tinju kanan dari Canelo Alvarez membuat Ryder menjauh darinya 40 detik memasuki ronde ke-11. Canelo Alvarez melukai Ryder di akhir ronde kesembilan, namun Ryder membuat ronde ke-10 menjadi kompetitif dengan bertukar pukulan keras dengan sang juara.
Canelo Alvarez mendaratkan sebuah pukulan kanan yang keras di akhir ronde ke-10, namun Ryder menerimanya dengan baik. Ryder menangkis beberapa pukulan kanan Canelo Alvarez pada ronde kesembilan, namun pukulan kanan sang juara mengguncang Ryder hanya dengan waktu tersisa lebih dari 40 detik. Pukulan kanan lainnya dari Canelo menjatuhkan Ryder ke tali ring dengan 35 detik tersisa di ronde kesembilan.
Ketangguhan lawannya tidak mengejutkan Canelo, yang bertarung untuk pertama kalinya sejak ia menjalani operasi pada bulan Oktober untuk memperbaiki kerusakan ligamen di pergelangan tangan kirinya. "Dia adalah petarung yang sangat kuat, bung," kata Canelo. "Dan, Anda tahu, ketika ia melakukan segalanya... semuanya menjadi lebih sulit dari biasanya. Tetapi saya tahu itu. Saya sering berada di posisi ini dan saya tahu itu. Dan saya menghormati lawan-lawan saya karena saya tahu mereka akan mengincar segalanya."
Canelo Alvarez, yang difavoritkan 16-1 atas Ryder, berniat untuk mengamankan pertarungan ulang gelar juara kelas berat ringan dengan juara WBA Dmitry Bivol pada 16 September, setelah mengalahkan Ryder. Bivol (21-0, 11 KO) mengalahkan Canelo Alvarez melalui keputusan mutlak dalam perebutan gelar juara dunia kelas berat badan 175 pon selama 12 ronde pada 7 Mei lalu di T-Mobile Arena, Las Vegas.
Saul Canelo Alvarez yang penuh kebanggaan jelas menginginkan kemenangan KO pada ronde ke-12 dan terakhir pada Sabtu malam, namun Ryder yang keras kepala tetap bertahan dan bertarung melawan superstar yang sangat diunggulkan itu dalam tiga menit terakhir. Canelo menyatakan rasa hormatnya kepada penantangnya yang tangguh itu segera setelah bel akhir pertandingan berbunyi.
John Ryder kembali menyerang Alvarez dengan sebuah pukulan kanan kurang dari dua menit memasuki ronde ke-11. Sebuah tinju kanan dari Canelo Alvarez membuat Ryder menjauh darinya 40 detik memasuki ronde ke-11. Canelo Alvarez melukai Ryder di akhir ronde kesembilan, namun Ryder membuat ronde ke-10 menjadi kompetitif dengan bertukar pukulan keras dengan sang juara.
Canelo Alvarez mendaratkan sebuah pukulan kanan yang keras di akhir ronde ke-10, namun Ryder menerimanya dengan baik. Ryder menangkis beberapa pukulan kanan Canelo Alvarez pada ronde kesembilan, namun pukulan kanan sang juara mengguncang Ryder hanya dengan waktu tersisa lebih dari 40 detik. Pukulan kanan lainnya dari Canelo menjatuhkan Ryder ke tali ring dengan 35 detik tersisa di ronde kesembilan.
Lihat Juga :