Menang Banding, Timnas Valorant Raih Emas Ke-39 Indonesia di SEA Games 2023
Kamis, 11 Mei 2023 - 14:00 WIB
loading...
Drama babak final cabang olahraga (cabor) Esports SEA Games 2023 berakhir manis. Timnas Valorant Indonesia resmi mempersembahkan medali emas ke-39 untuk tim Merah Putih / Foto: Kemenpora
A
A
A
PHNOM PENH - Drama babak final cabang olahraga (cabor) Esports S EA Games 2023 berakhir manis. Timnas Valorant Indonesia resmi mempersembahkan medali emas ke-39 untuk tim Merah Putih.
"Emas ke-39 Untuk Indonesia! Setelah melakukan banding atas insiden yang terjadi, akhirnya diputuskan bahwa Tim Indonesia berhak untuk mendapatkan medali emas!," tulis akun Twitter resmi Kemenpora, Kamis (11/5/2023).
Sebelumnya pada babak final melawan Singapura yang digelar di Naba Theatre, Naga World Entertainment Complex, Phnom Penh, Kamboja, Rabu (10/5/2023) malam WIB, diduga terjadi kecurangan yang dilakukan tim Singapura pada map kedua. Dugaan itu ialah bug abuse atau pemanfaatan bug dalam game Valorant yang sejatinya dilarang.
Timnas Valorant Indonesia tertinggal 1-0 terlebih dahulu dari Singapura pada babak final itu. Mereka kalah pada map pertama, Ascent, dengan skor akhir 8-13.
Baca Juga: Klasemen Medali SEA Games 2023, Kamis (11/5/2023) Pukul 13.00 WIB: Tambahan 2 Emas Belum Dongkrak Posisi Indonesia
Dugaan kecurangan terjadi di map kedua, Split, di mana Singapura dianggap melakukan bug abuse dengan menggunakan skill Spycam yang berupa kamera pengawas miliki agent Cypher. Kamera dari skill tersebut dianggap diletakkan di posisi yang tidak seharusnya.
Atas hal tersebut, Timnas Valorant Indonesia pun melakukan protes hingga pertandingan sempat dihentikan cukup lama saat Indonesia tertinggal 4-10. Setelah melalui proses yang cukup lama, mereka akhirnya memutuskan untuk mengundurkan diri dari pertandingan.
"Emas ke-39 Untuk Indonesia! Setelah melakukan banding atas insiden yang terjadi, akhirnya diputuskan bahwa Tim Indonesia berhak untuk mendapatkan medali emas!," tulis akun Twitter resmi Kemenpora, Kamis (11/5/2023).
Sebelumnya pada babak final melawan Singapura yang digelar di Naba Theatre, Naga World Entertainment Complex, Phnom Penh, Kamboja, Rabu (10/5/2023) malam WIB, diduga terjadi kecurangan yang dilakukan tim Singapura pada map kedua. Dugaan itu ialah bug abuse atau pemanfaatan bug dalam game Valorant yang sejatinya dilarang.
Timnas Valorant Indonesia tertinggal 1-0 terlebih dahulu dari Singapura pada babak final itu. Mereka kalah pada map pertama, Ascent, dengan skor akhir 8-13.
Baca Juga: Klasemen Medali SEA Games 2023, Kamis (11/5/2023) Pukul 13.00 WIB: Tambahan 2 Emas Belum Dongkrak Posisi Indonesia
Dugaan kecurangan terjadi di map kedua, Split, di mana Singapura dianggap melakukan bug abuse dengan menggunakan skill Spycam yang berupa kamera pengawas miliki agent Cypher. Kamera dari skill tersebut dianggap diletakkan di posisi yang tidak seharusnya.
Atas hal tersebut, Timnas Valorant Indonesia pun melakukan protes hingga pertandingan sempat dihentikan cukup lama saat Indonesia tertinggal 4-10. Setelah melalui proses yang cukup lama, mereka akhirnya memutuskan untuk mengundurkan diri dari pertandingan.
Lihat Juga :