Devin Haney Benci Lomachenko: Aku Hajar Dia, Aku Pensiunkan Dia!
Jum'at, 12 Mei 2023 - 09:27 WIB
loading...
A
A
A
Lomachenko kemudian dinobatkan sebagai penantang gelar WBC 'Franchise' atas permintaan promotor Top Rank pada bulan Oktober 2019 selama konvensi tahunan WBC. Haney ditingkatkan menjadi pemegang gelar penuh, setelah mempertahankan sabuknya sebanyak enam kali, termasuk kemenangannya dalam dua belas ronde atas pemegang gelar WBA, IBF, dan WBO yang saat itu tak terkalahkan, George Kambosos Jr. untuk menyatukan divisi ringan pada 5 Juni lalu di Melbourne, Australia.
Baca Juga: Sumpah Devin Haney: Aku Pemegang Kunci Tinju Kelas Ringan
Ironisnya, Haney mendapatkan laga melawan Kambosos untuk menggantikan Lomachenko, yang tidak dapat hadir karena kewajibannya sebagai tentara Ukraina untuk mempertahankan diri dari invasi Rusia yang sedang berlangsung. Haney mengubah kesempatan tersebut menjadi sebuah kontrak tiga pertandingan yang menguntungkan - dua kali perjalanan ke Australia dan kini pertarungan yang sudah lama diidam-idamkannya dengan petinju kidal Ukraina yang sudah ada dalam radarnya sejak pertama kali ia memasuki bursa perebutan gelar saat masih berusia 20 tahun.
Haney dipandang oleh bursa taruhan bet365 sebagai unggulan -275 untuk menang atas Lomachenko, yang sebelas tahun lebih tua darinya dan yang akan bertanding sebagai penantang dan petarung yang lebih kecil. Ini adalah wilayah yang asing bagi peraih medali emas Olimpiade dua kali dan mantan pemegang gelar tiga divisi ini, yang biasanya mendapatkan posisi yang kuat di hampir setiap perebutan gelar sejak kemenangannya di kelas bulu WBO pada bulan Juni 2014 atas Gary Russell Jr.
"Loma tidak pernah menjadi underdog," kata Haney. "Kali ini, ia melawan sang juara. Pria yang lebih besar, pria yang lebih kuat, pria yang lebih cepat, pria yang lebih muda. Semua rintangan ada di hadapannya.''
Baca Juga: Sumpah Devin Haney: Aku Pemegang Kunci Tinju Kelas Ringan
Ironisnya, Haney mendapatkan laga melawan Kambosos untuk menggantikan Lomachenko, yang tidak dapat hadir karena kewajibannya sebagai tentara Ukraina untuk mempertahankan diri dari invasi Rusia yang sedang berlangsung. Haney mengubah kesempatan tersebut menjadi sebuah kontrak tiga pertandingan yang menguntungkan - dua kali perjalanan ke Australia dan kini pertarungan yang sudah lama diidam-idamkannya dengan petinju kidal Ukraina yang sudah ada dalam radarnya sejak pertama kali ia memasuki bursa perebutan gelar saat masih berusia 20 tahun.
Haney dipandang oleh bursa taruhan bet365 sebagai unggulan -275 untuk menang atas Lomachenko, yang sebelas tahun lebih tua darinya dan yang akan bertanding sebagai penantang dan petarung yang lebih kecil. Ini adalah wilayah yang asing bagi peraih medali emas Olimpiade dua kali dan mantan pemegang gelar tiga divisi ini, yang biasanya mendapatkan posisi yang kuat di hampir setiap perebutan gelar sejak kemenangannya di kelas bulu WBO pada bulan Juni 2014 atas Gary Russell Jr.
"Loma tidak pernah menjadi underdog," kata Haney. "Kali ini, ia melawan sang juara. Pria yang lebih besar, pria yang lebih kuat, pria yang lebih cepat, pria yang lebih muda. Semua rintangan ada di hadapannya.''
(aww)
Lihat Juga :