Janibek Alimkhanuly Menang TKO Ronde 2, Pertahankan Gelar WBO
Minggu, 14 Mei 2023 - 15:18 WIB
loading...
Janibek Alimkhanuly Menang TKO Ronde 2, Pertahankan Gelar WBO/Top Rank
A
A
A
Janibek Alimkhanuly tiga kali memukul jatuh Steven Butler untuk menang TKO ronde kedua sekaligus mempertahankan gelar kelas menengah WBO di California, Amerika Serikat. Janibek Alimkhanuly memenuhi janjinya dan memberikan kemenangan yang sangat mengejutkan atas Steven Butler di Stockton Arena, California, Minggu (14/5/2023) siang WIB.
Steven Butler kalah jauh dari lawannya, dengan terjatuh tiga kali dalam sebuah KO pada ronde kedua di tangan petinju kidal asal Kazakhstan itu. Wasit Jack Reiss memberi Butler kesempatan untuk melanjutkan pertandingan sebelum akhirnya meminta perebutan gelar kelas menengah WBO ini diakhiri pada menit 2:35 ronde kedua dalam laga utama yang disiarkan ESPN, Sabtu malam dari Stockton Arena, Stockton, California.
Baca Juga: Oscar De La Hoya: Canelo Tak Bisa Kalahkan Bivol di Kelas 79,3 Kg
Pukulan uppercut kiri menjadi kunci bagi Alimkhanuly untuk menjatuhkan Butler pada ronde kedua setelah ronde pembuka yang berjalan lambat. Senjata andalannya itu mengenai kepala Buter sebelum sebuah rangkaian pukulan keras menjatuhkannya ke atas kanvas. Reiss mengeluarkan delapan hitungan dan tes kesadaran khasnya yang memberi Butler waktu tambahan untuk memulihkan diri.
Hal itu tidak cukup, karena Alimkhanuly hampir mengulangi rangkaian tersebut untuk menjatuhkannya ke atas kanvas beberapa saat kemudian. Hal itu terjadi tak lama setelah Reiss menghentikan laga saat jeda singkat untuk mengukur kesadaran Butler. Knockdown kedua disambut dengan delapan hitungan lainnya dan sebuah peringatan untuk menunjukkan sesuatu sebelum orang ketiga di dalam ring harus masuk dan mengakhiri malam itu.
Alimkhanuly menutup laga dengan gaya 'Qazaq'. Sebuah uppercut terakhir mengenai dagu Butler sebelum sebuah pukulan kiri menghantam dagunya untuk mencetak knockdown ketiga dan terakhir. Laga ini segera diakhiri oleh Reiss, yang memicu selebrasi yang sangat layak bagi sang penantang gelar tak terkalahkan ini.
Butler menghentikan empat kemenangan beruntun saat ia membawa rekornya menjadi 32-4-1 (26KO). Kekalahan ini merupakan yang kedua bagi Butler dengan sebuah gelar yang dipertaruhkan, namun yang pertama bagi dirinya untuk mempertahankan gelar.
Steven Butler kalah jauh dari lawannya, dengan terjatuh tiga kali dalam sebuah KO pada ronde kedua di tangan petinju kidal asal Kazakhstan itu. Wasit Jack Reiss memberi Butler kesempatan untuk melanjutkan pertandingan sebelum akhirnya meminta perebutan gelar kelas menengah WBO ini diakhiri pada menit 2:35 ronde kedua dalam laga utama yang disiarkan ESPN, Sabtu malam dari Stockton Arena, Stockton, California.
Baca Juga: Oscar De La Hoya: Canelo Tak Bisa Kalahkan Bivol di Kelas 79,3 Kg
Pukulan uppercut kiri menjadi kunci bagi Alimkhanuly untuk menjatuhkan Butler pada ronde kedua setelah ronde pembuka yang berjalan lambat. Senjata andalannya itu mengenai kepala Buter sebelum sebuah rangkaian pukulan keras menjatuhkannya ke atas kanvas. Reiss mengeluarkan delapan hitungan dan tes kesadaran khasnya yang memberi Butler waktu tambahan untuk memulihkan diri.
Hal itu tidak cukup, karena Alimkhanuly hampir mengulangi rangkaian tersebut untuk menjatuhkannya ke atas kanvas beberapa saat kemudian. Hal itu terjadi tak lama setelah Reiss menghentikan laga saat jeda singkat untuk mengukur kesadaran Butler. Knockdown kedua disambut dengan delapan hitungan lainnya dan sebuah peringatan untuk menunjukkan sesuatu sebelum orang ketiga di dalam ring harus masuk dan mengakhiri malam itu.
Alimkhanuly menutup laga dengan gaya 'Qazaq'. Sebuah uppercut terakhir mengenai dagu Butler sebelum sebuah pukulan kiri menghantam dagunya untuk mencetak knockdown ketiga dan terakhir. Laga ini segera diakhiri oleh Reiss, yang memicu selebrasi yang sangat layak bagi sang penantang gelar tak terkalahkan ini.
Butler menghentikan empat kemenangan beruntun saat ia membawa rekornya menjadi 32-4-1 (26KO). Kekalahan ini merupakan yang kedua bagi Butler dengan sebuah gelar yang dipertaruhkan, namun yang pertama bagi dirinya untuk mempertahankan gelar.
Lihat Juga :