Rolando Romero Sindir Gervonta Davis: Pukulan Barroso Seperti Palu Godam
Senin, 15 Mei 2023 - 12:12 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Rolando Romero Menang TKO Kontroversial, Rebut Sabuk WBA
Romero tetap berhati-hati setelah Barroso menjatuhkannya. Ia akhirnya mendaratkan sebuah hook kiri yang menggoyahkan Barroso, yang berujung pada sebuah knockdown kontroversial pada ronde kesembilan. Romero mendorong Barroso ke atas kanvas, namun wasit Tony Weeks menganggapnya sebagai knockdown. Barroso sempat berlutut untuk mengalahkan hitungan Weeks.
Namun pada ronde kesembilan, Weeks secara aneh menghentikan pertarungan 12 ronde mereka saat Barroso masih berdiri. Barroso mementahkan beberapa pukulan Romero sebelum Weeks masuk di antara mereka dan menghentikan aksi pada menit 2:41 ronde kesembilan.
Penghentian yang terlalu cepat itu membuat Barroso bingung. Bahkan Romero mengakui bahwa lawannya yang berbahaya itu seharusnya diizinkan untuk melanjutkan pertandingan. "Dia adalah seorang petarung," kata Romero. "Dia ingin terus bertarung. Saya adalah seorang petarung. Saya ingin mengakhirinya dengan cara yang spektakuler. Tetapi saya tidak bisa mengendalikan apa yang dilakukan wasit. Anda tahu, wasit melihat bahwa dia terluka. Saya pikir dia terluka. Wasit mengatakan dia terluka. Dia mungkin telah menyelamatkannya dari sesuatu yang lebih buruk lagi."
Romero tetap berhati-hati setelah Barroso menjatuhkannya. Ia akhirnya mendaratkan sebuah hook kiri yang menggoyahkan Barroso, yang berujung pada sebuah knockdown kontroversial pada ronde kesembilan. Romero mendorong Barroso ke atas kanvas, namun wasit Tony Weeks menganggapnya sebagai knockdown. Barroso sempat berlutut untuk mengalahkan hitungan Weeks.
Namun pada ronde kesembilan, Weeks secara aneh menghentikan pertarungan 12 ronde mereka saat Barroso masih berdiri. Barroso mementahkan beberapa pukulan Romero sebelum Weeks masuk di antara mereka dan menghentikan aksi pada menit 2:41 ronde kesembilan.
Penghentian yang terlalu cepat itu membuat Barroso bingung. Bahkan Romero mengakui bahwa lawannya yang berbahaya itu seharusnya diizinkan untuk melanjutkan pertandingan. "Dia adalah seorang petarung," kata Romero. "Dia ingin terus bertarung. Saya adalah seorang petarung. Saya ingin mengakhirinya dengan cara yang spektakuler. Tetapi saya tidak bisa mengendalikan apa yang dilakukan wasit. Anda tahu, wasit melihat bahwa dia terluka. Saya pikir dia terluka. Wasit mengatakan dia terluka. Dia mungkin telah menyelamatkannya dari sesuatu yang lebih buruk lagi."
(aww)
Lihat Juga :