Dito Ariotedjo: Kemenpora Adalah Rumah para Pejuang Olahraga Indonesia!
Sabtu, 20 Mei 2023 - 13:20 WIB
loading...
A
A
A
"Terkait kendaraan, itu murni masalah teknis, karena memang Jakarta hanya memiliki 1 bus atap terbuka, dan memang sudah di book oleh pihak PSSI, maka itu Kemenpora memberikan opsi fasilitas bus pawai dan didukung dr Pemprov Jabar, Pemkot Bandung dan Pemkot Bogor."
"Tetapi kami merasa itu tidak sama sekali mempengaruhi euforia masyarakat yang menyambut Kontingen SEA Games 2023 yang pulang. Kirab ini milik semua Kontengen dan masyarakat yang antusias menyambut mereka!" tegas Dito.
Dito menambahkan cukup wajar ada kesemarakan yang lebih terhadap salah satu atau mungkin beberapa cabor, ada kecemburuan juga.
Dia mengatakan memang tidak disensus semua yang datang itu buat siapa. Tetapi, beliau meyakini antusiasme itu untuk semua yang telah membawa pencapaian terbaik Indonesia.
"Kita juara umum cabor ada tujuh, dan ada empat atau lima kita mencetak sejarah contohnya basket putri setelah 64 tahun mendapatkan medali emas, sepak bola 32 tahun, hoki putra baru sekali seumur hidup dapat emas, kriket kita baru sekali, dan atletik di nomor 4x100 meter juga setelah 12 tahun baru dapat emas lagi," jelasnya.
"Jadi di SEA Games ini banyak sekali target-target yang sudah lama tidak terlampaui akhirnya bisa achieve, yang puncaknya adalah jumlah medali emas yang merupakan adalah perolehan emas terbanyak selama 20 tahun terakhir."
"Kami yakin semua yang hadir hari ini karena untuk merayakan mereka-mereka yang telah berjasa untuk olahraga Indonesia." Tambah Dito
Intinya kemenpora berperan sebagai rumah bagi semua cabor tidak pernah menganak emaskan cabor manapun.
"Tetapi kami merasa itu tidak sama sekali mempengaruhi euforia masyarakat yang menyambut Kontingen SEA Games 2023 yang pulang. Kirab ini milik semua Kontengen dan masyarakat yang antusias menyambut mereka!" tegas Dito.
Dito menambahkan cukup wajar ada kesemarakan yang lebih terhadap salah satu atau mungkin beberapa cabor, ada kecemburuan juga.
Dia mengatakan memang tidak disensus semua yang datang itu buat siapa. Tetapi, beliau meyakini antusiasme itu untuk semua yang telah membawa pencapaian terbaik Indonesia.
"Kita juara umum cabor ada tujuh, dan ada empat atau lima kita mencetak sejarah contohnya basket putri setelah 64 tahun mendapatkan medali emas, sepak bola 32 tahun, hoki putra baru sekali seumur hidup dapat emas, kriket kita baru sekali, dan atletik di nomor 4x100 meter juga setelah 12 tahun baru dapat emas lagi," jelasnya.
"Jadi di SEA Games ini banyak sekali target-target yang sudah lama tidak terlampaui akhirnya bisa achieve, yang puncaknya adalah jumlah medali emas yang merupakan adalah perolehan emas terbanyak selama 20 tahun terakhir."
"Kami yakin semua yang hadir hari ini karena untuk merayakan mereka-mereka yang telah berjasa untuk olahraga Indonesia." Tambah Dito
Intinya kemenpora berperan sebagai rumah bagi semua cabor tidak pernah menganak emaskan cabor manapun.
Lihat Juga :