Peringatan Buat Liverpool, Liga Primer Musim Depan Tak Akan Mudah
Jum'at, 24 Juli 2020 - 10:36 WIB
loading...
A
A
A
Klopp mengungkapkan kemenangan atas Chelsea yang berjuang untuk tiket Liga Champions musim depan membuat gelar Liga Primer terasa spesial. Klopp menganggap Liga Primer sebagai gelar yang hebat. Semakin istimewa bahwa keluarga skuad Liverpool bisa berada di stadion untuk seremoni piala. (Baca juga: DKI wajibkan Pengunjung Tempat hiburan Malam Lakukan Swab Test)
“Anda ingin berbagi momen-momen ini dengan orang yang Anda cintai. Saya memiliki orang yang saya cintai di sekitar saya dengan staf dan para pemain. Anda berdiri di atas panggung dan tidak ada seorang pun di stadion. Tapi, semua pihak yang mengelola semua ini membuat segalanya terlihat baik,” tandas Klopp.
Senada dengan Klopp, Henderson mengatakan apa yang diraih Liverpool musim ini merupakan kerja keras seluruh anggota tim dan menilai mereka pantas mendapatkannya. “Kami telah menunggu saat-saat ini sejak lama. Berjalan di Anfield sangat luar biasa. Para pemain layak mendapatkan momen itu dan syukurlah keluarga kami menonton. Mengangkat trofi Liga Primer benar-benar istimewa," kata Henderson, dilansir BBC.
Sementara Lampard menganggap level permainan timnya dengan sang juara tidak jauh berbeda. Dia yakin dengan kedatangan Hakim Ziyech, Timo Werner, dan beberapa pemain berkualitas lainnya bakal membuat Chelsea semakin kuat musim depan.
Dia kini fokus mempersiapkan Chelsea menghadapi Wolverhampton Wanderers di Stamford Bridge, Minggu (26/7). Kemenangan dibutuhkan guna menjaga kans ke Liga Champions, musim depan. Saat ini, Cesar Azpiliciueta dkk berada di urutan keempat dengan 63 poin, sama dengan MU yang berada di urutan ketiga dan hanya unggul satu poin dari Leicester City di urutan kelima. (Lihat videonya: Untuk Kedua Kalinya Seorang Ibu Muda Tega Menjual Bayinya)
“Kami bereaksi dan benar-benar berkontribusi pada permainan. Pada kedudukan 4-3, kami terlihat seperti orang yang mendapatkan gol. Saya pikir kami tidak begitu jauh tertinggal," ujar Lampard.
MU, juga mulai membaik. Sempat inkonsisten di awal musim ini, The Red Devils menggila di paruh musim kedua dan berhasil mencatatkan 19 pertandingan tidak terkalahkan di semua kompetisi sebelum tumbang 1-3 dari Chelsea di semifinal Piala FA, Minggu (19/7). Terlebih hasil imbang 1-1 atas West Ham United, Kamis (23/7), memperpanjang catatan apik MU yang belum terkalahkan dalam 13 pertandingan terakhir Liga Primer (delapan menang, lima imbang). (Alimansyah)
“Anda ingin berbagi momen-momen ini dengan orang yang Anda cintai. Saya memiliki orang yang saya cintai di sekitar saya dengan staf dan para pemain. Anda berdiri di atas panggung dan tidak ada seorang pun di stadion. Tapi, semua pihak yang mengelola semua ini membuat segalanya terlihat baik,” tandas Klopp.
Senada dengan Klopp, Henderson mengatakan apa yang diraih Liverpool musim ini merupakan kerja keras seluruh anggota tim dan menilai mereka pantas mendapatkannya. “Kami telah menunggu saat-saat ini sejak lama. Berjalan di Anfield sangat luar biasa. Para pemain layak mendapatkan momen itu dan syukurlah keluarga kami menonton. Mengangkat trofi Liga Primer benar-benar istimewa," kata Henderson, dilansir BBC.
Sementara Lampard menganggap level permainan timnya dengan sang juara tidak jauh berbeda. Dia yakin dengan kedatangan Hakim Ziyech, Timo Werner, dan beberapa pemain berkualitas lainnya bakal membuat Chelsea semakin kuat musim depan.
Dia kini fokus mempersiapkan Chelsea menghadapi Wolverhampton Wanderers di Stamford Bridge, Minggu (26/7). Kemenangan dibutuhkan guna menjaga kans ke Liga Champions, musim depan. Saat ini, Cesar Azpiliciueta dkk berada di urutan keempat dengan 63 poin, sama dengan MU yang berada di urutan ketiga dan hanya unggul satu poin dari Leicester City di urutan kelima. (Lihat videonya: Untuk Kedua Kalinya Seorang Ibu Muda Tega Menjual Bayinya)
“Kami bereaksi dan benar-benar berkontribusi pada permainan. Pada kedudukan 4-3, kami terlihat seperti orang yang mendapatkan gol. Saya pikir kami tidak begitu jauh tertinggal," ujar Lampard.
MU, juga mulai membaik. Sempat inkonsisten di awal musim ini, The Red Devils menggila di paruh musim kedua dan berhasil mencatatkan 19 pertandingan tidak terkalahkan di semua kompetisi sebelum tumbang 1-3 dari Chelsea di semifinal Piala FA, Minggu (19/7). Terlebih hasil imbang 1-1 atas West Ham United, Kamis (23/7), memperpanjang catatan apik MU yang belum terkalahkan dalam 13 pertandingan terakhir Liga Primer (delapan menang, lima imbang). (Alimansyah)
(ysw)
Lihat Juga :