Josh Taylor Pengin Naik Kelas Welter usai Gelarnya Dicopot Teofimo Lopez
Senin, 12 Juni 2023 - 12:13 WIB
loading...
Josh Taylor Pengin Naik Kelas Welter usai Gelarnya Dicopot Teofimo Lopez/Boxing Scene
A
A
A
Josh Taylor pengin naik kelas welter setelah gelar kelas ringan super WBO miliknya dicopot Teofimo Lopez . Mantan juara tak terbantahkan itu mengungkapkan jika kekalahan dari Teofimo Lopez bukan menjadi alasannya untuk naik ke kelas welter.
Josh Taylor memiliki cara untuk mengatasi kekalahan profesional pertamanya dengan berkelas. Mantan juara dunia kelas 63,5 kg yang tak terbantahkan ini memberikan pujian penuh kepada Teofimo Lopez atas penampilan luar biasanya dalam pertarungan akhir pekan lalu di The Theater, Madison Square Garden.
Baca Juga: Duel Ulang Joe Joyce vs Zhang Zhilei: Aroma Dendam Mantan Juara
Taylor tidak menggunakan masa istirahatnya yang cukup lama atau hal lainnya sebagai pembenaran mengapa Teofimo Lopez mengalahkannya dengan sangat telak. Dalam duel yang sangat ketat, dua hakim juri Steve Gray dan Joe Pasquale sama-sama memberikan angka (115-113).
Josh Taylor juga mengatakan kepada Bernardo Osuna dari ESPN dalam wawancara setelah pertandingan bahwa ia mungkin akan naik ke kelas welter 66,6 kg untuk pertarungan berikutnya. "Tidak, kekalahan tidak ada hubungannya dengan itu," kata Taylor. "Saya tidak punya alasan. Anda tahu, hanya saja ia tampil lebih baik pada malam itu. Anda tahu, maka saya kira saya mungkin akan naik ke [divisi] welter sekarang. Namun, anda tahu, tidak ada alasan. Ia adalah pria yang lebih baik malam itu. Saya tidak memiliki alasan."
Juri Benoit Roussel memberi Teofimo Lopez kemenangan angka mutlak atas Taylor, yang hanya memenangkan tiga ronde di kartu penilaian Roussel (117-111). Taylor mempertanyakan hasil tersebut, namun ia tidak membantah bahwa Lopez, mantan juara dunia kelas ringan bersatu, mengalahkannya dalam sebuah pertandingan utama yang disiarkan oleh ESPN.
Petinju berusia 32 tahun ini sudah tidak bertinju selama lebih dari 15 bulan sebelum ia menghadapi Lopez dalam pertarungan mereka untuk memperebutkan gelar juara kelas welter junior WBO milik Taylor. Lebih dari satu tahun telah berlalu sejak kemenangan kontroversial petinju berkuda-kuda southpaw asal Skotlandia ini dalam 12 ronde, split-decision atas Jack Catterall pada bulan Februari 2022 di SSE Hydro, Glasgow, Skotlandia.
Josh Taylor memiliki cara untuk mengatasi kekalahan profesional pertamanya dengan berkelas. Mantan juara dunia kelas 63,5 kg yang tak terbantahkan ini memberikan pujian penuh kepada Teofimo Lopez atas penampilan luar biasanya dalam pertarungan akhir pekan lalu di The Theater, Madison Square Garden.
Baca Juga: Duel Ulang Joe Joyce vs Zhang Zhilei: Aroma Dendam Mantan Juara
Taylor tidak menggunakan masa istirahatnya yang cukup lama atau hal lainnya sebagai pembenaran mengapa Teofimo Lopez mengalahkannya dengan sangat telak. Dalam duel yang sangat ketat, dua hakim juri Steve Gray dan Joe Pasquale sama-sama memberikan angka (115-113).
Josh Taylor juga mengatakan kepada Bernardo Osuna dari ESPN dalam wawancara setelah pertandingan bahwa ia mungkin akan naik ke kelas welter 66,6 kg untuk pertarungan berikutnya. "Tidak, kekalahan tidak ada hubungannya dengan itu," kata Taylor. "Saya tidak punya alasan. Anda tahu, hanya saja ia tampil lebih baik pada malam itu. Anda tahu, maka saya kira saya mungkin akan naik ke [divisi] welter sekarang. Namun, anda tahu, tidak ada alasan. Ia adalah pria yang lebih baik malam itu. Saya tidak memiliki alasan."
Juri Benoit Roussel memberi Teofimo Lopez kemenangan angka mutlak atas Taylor, yang hanya memenangkan tiga ronde di kartu penilaian Roussel (117-111). Taylor mempertanyakan hasil tersebut, namun ia tidak membantah bahwa Lopez, mantan juara dunia kelas ringan bersatu, mengalahkannya dalam sebuah pertandingan utama yang disiarkan oleh ESPN.
Petinju berusia 32 tahun ini sudah tidak bertinju selama lebih dari 15 bulan sebelum ia menghadapi Lopez dalam pertarungan mereka untuk memperebutkan gelar juara kelas welter junior WBO milik Taylor. Lebih dari satu tahun telah berlalu sejak kemenangan kontroversial petinju berkuda-kuda southpaw asal Skotlandia ini dalam 12 ronde, split-decision atas Jack Catterall pada bulan Februari 2022 di SSE Hydro, Glasgow, Skotlandia.
Lihat Juga :