Tersisa 2 Tiket Liga Champion, Biarkan Takdir yang Memilih
Sabtu, 25 Juli 2020 - 10:36 WIB
loading...
A
A
A
Brandon Williams terlihat begitu keteteran saat MU ditahan West Ham United, Kamis (23/7). Menurunkan Diogo Dalot mungkin bisa menjadi solusi alternatif. Namun, permainan offensif tetap menjadi tumpuan The Red Devils. Aggresivitas Anthony Martial, Marcus Rashford dan Mason Greenwood ditopang oleh trio lini tengah, Paul Pogba, Bruno Fernandes serta Nemanja Matic.
Tetapi, Leicester diyakini bisa meladeni permainan MU. Mengingat, tim berjuluk The Foxes tersebut diuntungkan karena memiliki waktu istirahat cukup panjang pasca kalah 0-3 dari Tottenham Hotspur, Minggu (19/7). Pelatih Brendan Rodgers mengungkapkan, Leicester telah melampaui target mereka awal musim ini yakni masuk ke enam besar. (Baca juga: Kemegahan Hagia Sophia Kembali Terpancar dengan Salat Jumat)
Kini kesempatan lolos ke Liga Champions berada di depan mata dan Rodgers akan berjuang sebaik mungkin membawa Leicester untuk mengalahkan MU. “Para pemain benar-benar fantastis hingga sekarang dan kami akan membuat mereka benar secara fisik dan mental. Melawan MU merupakan satu kesempatan terakhir untuk tiba di empat besar . Kami akan keluar dari lapangan setelah memberikan segalanya untuk memenangkan pertandingan,”papar Rodgers.
Leicester harus berupaya memenangkan pertandingan. Karena imbang atau kalah akan membuat semuanya berantakan, terlebih bila Chelsea mampu mengatasi perlawanan Wolverhampton di Stamford Bridge.
Mengusung kebangkitan pasca-kekalahan 3-5 dari Liverpool, Kamis (23/7), Pelatih Frank Lampard mencoba mengkesampingkan hasil imbang yang cukup untuk meloloskan mereka ke Liga Champions, musim depan dengan catatan MU menang atas Leicester.
Dia mengatakan The Blues akan menentukan nasibnya sendiri dengan berupaya mengalahkan Wolverhampton. Lampard menilai pasukannya menunjukkan perkembangan signifikan di dua pertandingan terakhir sehingga optimistis Chelsea bakal lebih kuat, musim depan. (Baca juga: Jenderal Polisi Pembantu Kaburnya Djoko Tjandra berujung Pidana)
Tetapi, Leicester diyakini bisa meladeni permainan MU. Mengingat, tim berjuluk The Foxes tersebut diuntungkan karena memiliki waktu istirahat cukup panjang pasca kalah 0-3 dari Tottenham Hotspur, Minggu (19/7). Pelatih Brendan Rodgers mengungkapkan, Leicester telah melampaui target mereka awal musim ini yakni masuk ke enam besar. (Baca juga: Kemegahan Hagia Sophia Kembali Terpancar dengan Salat Jumat)
Kini kesempatan lolos ke Liga Champions berada di depan mata dan Rodgers akan berjuang sebaik mungkin membawa Leicester untuk mengalahkan MU. “Para pemain benar-benar fantastis hingga sekarang dan kami akan membuat mereka benar secara fisik dan mental. Melawan MU merupakan satu kesempatan terakhir untuk tiba di empat besar . Kami akan keluar dari lapangan setelah memberikan segalanya untuk memenangkan pertandingan,”papar Rodgers.
Leicester harus berupaya memenangkan pertandingan. Karena imbang atau kalah akan membuat semuanya berantakan, terlebih bila Chelsea mampu mengatasi perlawanan Wolverhampton di Stamford Bridge.
Mengusung kebangkitan pasca-kekalahan 3-5 dari Liverpool, Kamis (23/7), Pelatih Frank Lampard mencoba mengkesampingkan hasil imbang yang cukup untuk meloloskan mereka ke Liga Champions, musim depan dengan catatan MU menang atas Leicester.
Dia mengatakan The Blues akan menentukan nasibnya sendiri dengan berupaya mengalahkan Wolverhampton. Lampard menilai pasukannya menunjukkan perkembangan signifikan di dua pertandingan terakhir sehingga optimistis Chelsea bakal lebih kuat, musim depan. (Baca juga: Jenderal Polisi Pembantu Kaburnya Djoko Tjandra berujung Pidana)
Lihat Juga :