Takaaki Nakagami Ngeri Seperti Marc Marquez yang 5 Kali Terjatuh di MotoGP Jerman
Selasa, 20 Juni 2023 - 05:00 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Spanyol Juara UEFA Nations League, Hancurkan Kroasia Lewat Adu Penalti
“Sejujurnya, sebelum dia mengalami kecelakaan, saya berada di belakangnya. Saya tidak bisa melihat ada yang salah dengan tunggangannya,” kata Nakagami dilansir dari Crash, Senin (19/6/2023).
“Kecepatan Marquez bagus. Saya tidak melihat, dari belakang, bahwa dia melakukan sesuatu yang salah. Tapi dia kehilangan keseimbangan bagian belakang. Motor tidak menghentikan putaran itu. Saya melihat highside yang besar,” tambahnya.
Pembalap asal Jepang itu pun mengaku takut mengalami kecelakaan yang sama dengan Marquez. Sebab, dia mengendarai motor yang sama dan juga merasakan kuda besinya juga tak memiliki cengkeraman yang baik ketika menikung.
“Saya takut karena kami menggunakan motor yang sama! Saya memiliki perasaan yang sama bahwa tikungan itu sangat sulit. Saya beberapa kali, memiliki perasaan yang sama. Itu sulit untuk dikelola,” jelas rider berusia 31 tahun itu.
“Grip motornya kurang. Kami perlu menemukan solusi untuk motor yang lebih aman,” pungkasnya.
“Sejujurnya, sebelum dia mengalami kecelakaan, saya berada di belakangnya. Saya tidak bisa melihat ada yang salah dengan tunggangannya,” kata Nakagami dilansir dari Crash, Senin (19/6/2023).
“Kecepatan Marquez bagus. Saya tidak melihat, dari belakang, bahwa dia melakukan sesuatu yang salah. Tapi dia kehilangan keseimbangan bagian belakang. Motor tidak menghentikan putaran itu. Saya melihat highside yang besar,” tambahnya.
Pembalap asal Jepang itu pun mengaku takut mengalami kecelakaan yang sama dengan Marquez. Sebab, dia mengendarai motor yang sama dan juga merasakan kuda besinya juga tak memiliki cengkeraman yang baik ketika menikung.
“Saya takut karena kami menggunakan motor yang sama! Saya memiliki perasaan yang sama bahwa tikungan itu sangat sulit. Saya beberapa kali, memiliki perasaan yang sama. Itu sulit untuk dikelola,” jelas rider berusia 31 tahun itu.
“Grip motornya kurang. Kami perlu menemukan solusi untuk motor yang lebih aman,” pungkasnya.
Lihat Juga :