Pekan Olimpiade Esports untuk Pertama Kalinya Digelar
Minggu, 25 Juni 2023 - 06:01 WIB
loading...
Pekan Olimpiade Esports untuk Pertama Kalinya Digelar
A
A
A
JAKARTA - Singapura menjadi tuan rumah Pekan Esports pertama yang diselenggarakan oleh Olimpiade , yang dikenal sebagai Olympic Esports Week. Namun, Komite Olimpiade Internasional (IOC) telah mengonfirmasi bahwa saat ini tidak ada rencana untuk memasukkan video game ke dalam program Olimpiade.
Meskipun IOC secara resmi mengakui esport sebagai olahraga pada tahun 2017 dan telah melakukan diskusi dengan pelaku industri, inklusi esport dalam panggung paling bergengsi di Olimpiade masih belum terjadi. Esport baru akan memperebutkan medali untuk pertama kalinya pada Asian Games mendatang di Hangzhou.
Baca Juga: Raja Sapta Oktohari Deklarasi Bakal Calon Ketua Umum KOI 2023-2027
Kepala Olahraga Virtual IOC, Vincent Pereira, menyatakan bahwa Olympic Esports Week di Singapura merupakan "langkah pertama" dalam menyatukan komunitas esport dan komunitas olahraga. Acara ini berhasil menarik lebih dari 20.000 penonton dan melibatkan 131 pemain dari 64 negara.
Meskipun demikian, Pereira menjelaskan bahwa saat ini tidak ada diskusi mengenai integrasi esport tradisional dan video game ke dalam program Olimpiade. Dia mengungkapkan bahwa "olahraga aktif virtual," seperti bersepeda atau taekwondo, mungkin akan menjadi bagian dari program Olimpiade di masa depan. Namun, pembahasan tersebut masih dalam tahap awal dan kemungkinan akan dijajaki pada Olimpiade Los Angeles 2028.
Meskipun IOC secara resmi mengakui esport sebagai olahraga pada tahun 2017 dan telah melakukan diskusi dengan pelaku industri, inklusi esport dalam panggung paling bergengsi di Olimpiade masih belum terjadi. Esport baru akan memperebutkan medali untuk pertama kalinya pada Asian Games mendatang di Hangzhou.
Baca Juga: Raja Sapta Oktohari Deklarasi Bakal Calon Ketua Umum KOI 2023-2027
Kepala Olahraga Virtual IOC, Vincent Pereira, menyatakan bahwa Olympic Esports Week di Singapura merupakan "langkah pertama" dalam menyatukan komunitas esport dan komunitas olahraga. Acara ini berhasil menarik lebih dari 20.000 penonton dan melibatkan 131 pemain dari 64 negara.
Meskipun demikian, Pereira menjelaskan bahwa saat ini tidak ada diskusi mengenai integrasi esport tradisional dan video game ke dalam program Olimpiade. Dia mengungkapkan bahwa "olahraga aktif virtual," seperti bersepeda atau taekwondo, mungkin akan menjadi bagian dari program Olimpiade di masa depan. Namun, pembahasan tersebut masih dalam tahap awal dan kemungkinan akan dijajaki pada Olimpiade Los Angeles 2028.
Lihat Juga :