Liga Korea Selatan Diguncang Isu Rasisme, Begini Kata Asnawi Mangkualam
Kamis, 29 Juni 2023 - 04:04 WIB
loading...
Liga Korea Selatan Diguncang Isu Rasisme, Begini Kata Asnawi Mangkualam
A
A
A
GWANGYANG - Liga Korea Selatan tengah diguncang isu rasisme. Bek Timnas Indonesia , Asnawi Mangkualam, yang merumput di sana mengaku belum pernah menjadi korban rasisme selama berada di Korea Selatan.
Korea Selatan memberikan kuota khusus kepada tim-tim dalam K-League untuk merekrut pemain dari Asia Tenggara. Namun, hal ini terkadang menyebabkan pandangan sebelah mata dari pemain lokal terhadap pesepakbola dari ASEAN.
Baca Juga: 4 Kiper Keturunan Indonesia yang Bisa Dipakai Shin Tae-yong di FIFA Matchday September 2023
Pada tanggal 22 Juni 2023, Komite Disiplin (Komdis) Federasi Sepak Bola Korea Selatan (KFA) memberikan sanksi berupa larangan satu pertandingan dan denda sebesar 15 juta won atau sekitar Rp173 juta kepada Park Yong-woo, Lee Myung-jae, dan Lee Kyu-seong. Ketiga pemain Ulsan Hyundai tersebut terbukti melakukan tindakan rasisme.
Selain itu, KFA juga memberikan denda sebesar 30 juta won atau sekitar Rp346 juta kepada Ulsan Hyundai. Permasalahan ini muncul akibat komentar-komentar rasis yang diungkapkan oleh ketiga pemain Ulsan Hyundai di media sosial terkait dengan masalah kulit pemain Thailand, Sasalak Haiprakhon, yang pernah bergabung dengan tim tersebut dengan status pinjaman pada tahun 2021.
Komentar-komentar tersebut dianggap sebagai tindakan rasisme dan menimbulkan kecaman di Korea Selatan. Ulsan Hyundai juga segera meminta maaf atas perilaku yang tidak pantas yang dilakukan oleh ketiga pemainnya.
Sementara itu, Asnawi Mangkualam mengaku tidak mengetahui secara pasti mengenai kejadian tersebut. Namun, ia menegaskan bahwa dirinya belum pernah mengalami kasus rasisme selama bermain di Korea Selatan.
Korea Selatan memberikan kuota khusus kepada tim-tim dalam K-League untuk merekrut pemain dari Asia Tenggara. Namun, hal ini terkadang menyebabkan pandangan sebelah mata dari pemain lokal terhadap pesepakbola dari ASEAN.
Baca Juga: 4 Kiper Keturunan Indonesia yang Bisa Dipakai Shin Tae-yong di FIFA Matchday September 2023
Pada tanggal 22 Juni 2023, Komite Disiplin (Komdis) Federasi Sepak Bola Korea Selatan (KFA) memberikan sanksi berupa larangan satu pertandingan dan denda sebesar 15 juta won atau sekitar Rp173 juta kepada Park Yong-woo, Lee Myung-jae, dan Lee Kyu-seong. Ketiga pemain Ulsan Hyundai tersebut terbukti melakukan tindakan rasisme.
Selain itu, KFA juga memberikan denda sebesar 30 juta won atau sekitar Rp346 juta kepada Ulsan Hyundai. Permasalahan ini muncul akibat komentar-komentar rasis yang diungkapkan oleh ketiga pemain Ulsan Hyundai di media sosial terkait dengan masalah kulit pemain Thailand, Sasalak Haiprakhon, yang pernah bergabung dengan tim tersebut dengan status pinjaman pada tahun 2021.
Komentar-komentar tersebut dianggap sebagai tindakan rasisme dan menimbulkan kecaman di Korea Selatan. Ulsan Hyundai juga segera meminta maaf atas perilaku yang tidak pantas yang dilakukan oleh ketiga pemainnya.
Sementara itu, Asnawi Mangkualam mengaku tidak mengetahui secara pasti mengenai kejadian tersebut. Namun, ia menegaskan bahwa dirinya belum pernah mengalami kasus rasisme selama bermain di Korea Selatan.
Lihat Juga :