Bale dan Rodriguez Kemungkinan Masuk Agenda 'Bersih-Bersih' Real Madrid
Senin, 27 Juli 2020 - 10:36 WIB
loading...
A
A
A
“Saya pikir Bale awalnya ingin pergi musim panas lalu dan klub mengatakan iya, tetapi kemudian berubah. Saya tidak tahu apakah dia masih sedikit kesal tentang hal itu, saya benar-benar tidak tahu,” kata Kroos dilansir Marca.
Kendati demikian, Kroos menegaskan bahwa Bale adalah profesional sejati dan memiliki hubungan yang baik dengan rekan-rekan setimnya di Madrid sehingga pantas mendapatkan perlakuan yang lebih pantas. “Semuanya baik-baik saja di tim. Kami tidak memberikan hal-hal ini terlalu penting. Bale juga telah membantu kami meraih banyak gelar dalam enam tahun terakhir. Kami tidak memiliki masalah dengannya, dan kami menghormati apa yang telah diberikannya kepada Madrid,” tandas Kroos.
Adapun kasus James berbeda. Hubungan yang baik sang agen Jorge Mendes dengan Benfica serta fakta bahwa pemain Kolombia itu hanya memiliki satu tahun lebih lanjut pada kontraknya di Madrid, membuka kesempatan Mendes membawa James ke Benfica.
Kendalanya, Madrid tidak mau membayar sebagian dari gajinya untuk tahun berikutnya. Selain itu, tuntutan gaji pemain berusia 29 tahun tersebut masih jauh lebih tinggi daripada yang bisa Benfica berikan. Lalu ada Luka Jovic. Digadang-gadangkan sebagai pengganti Karim Benzema, penyerang Serbia tersebut menjalani musim debut yang sulit di Primera Liga. (Baca juga: DPR Usulkan Pemerintah Subsidi Ponsel Pintar untuk Kebutuhan PJJ)
Los Blancos percaya pada bakatnya. Masih berusia 22 tahun, Madrid tentu hanya ingin meminjamkannya. Beberapa tim menunjukkan ketertarikannya, yakni AC Milan, Hertha Berlin, dan AS Monaco. Opsi Monaco terlihat bagus sebab pelatih Monaco saat ini, Niko Kovac, pernah bekerja dengan Jovic di Eintracht Frankfurt (2017–2019). Potensi reuni keduanya di Ligue 1 cukup terbuka lebar.
Lalu bagaimana dengan Martin Odegaard, 21, dan Takefusa Kubo, 19? Keduanya kemungkinan akan tetap memperpanjang masa peminjamannya dengan Real Sociedad dan Real Mallorca musim depan.
Kendati demikian, Kroos menegaskan bahwa Bale adalah profesional sejati dan memiliki hubungan yang baik dengan rekan-rekan setimnya di Madrid sehingga pantas mendapatkan perlakuan yang lebih pantas. “Semuanya baik-baik saja di tim. Kami tidak memberikan hal-hal ini terlalu penting. Bale juga telah membantu kami meraih banyak gelar dalam enam tahun terakhir. Kami tidak memiliki masalah dengannya, dan kami menghormati apa yang telah diberikannya kepada Madrid,” tandas Kroos.
Adapun kasus James berbeda. Hubungan yang baik sang agen Jorge Mendes dengan Benfica serta fakta bahwa pemain Kolombia itu hanya memiliki satu tahun lebih lanjut pada kontraknya di Madrid, membuka kesempatan Mendes membawa James ke Benfica.
Kendalanya, Madrid tidak mau membayar sebagian dari gajinya untuk tahun berikutnya. Selain itu, tuntutan gaji pemain berusia 29 tahun tersebut masih jauh lebih tinggi daripada yang bisa Benfica berikan. Lalu ada Luka Jovic. Digadang-gadangkan sebagai pengganti Karim Benzema, penyerang Serbia tersebut menjalani musim debut yang sulit di Primera Liga. (Baca juga: DPR Usulkan Pemerintah Subsidi Ponsel Pintar untuk Kebutuhan PJJ)
Los Blancos percaya pada bakatnya. Masih berusia 22 tahun, Madrid tentu hanya ingin meminjamkannya. Beberapa tim menunjukkan ketertarikannya, yakni AC Milan, Hertha Berlin, dan AS Monaco. Opsi Monaco terlihat bagus sebab pelatih Monaco saat ini, Niko Kovac, pernah bekerja dengan Jovic di Eintracht Frankfurt (2017–2019). Potensi reuni keduanya di Ligue 1 cukup terbuka lebar.
Lalu bagaimana dengan Martin Odegaard, 21, dan Takefusa Kubo, 19? Keduanya kemungkinan akan tetap memperpanjang masa peminjamannya dengan Real Sociedad dan Real Mallorca musim depan.
Lihat Juga :