Bale dan Rodriguez Kemungkinan Masuk Agenda 'Bersih-Bersih' Real Madrid
Senin, 27 Juli 2020 - 10:36 WIB
loading...
Nama Gareth Bale dan James Rodriguez masuk dalam daftar yang paling diragukan berada di skuad Madrid musim depan. Foto/Reuters
A
A
A
MADRID - Sukses Real Madrid mendapatkan gelar Primera Liga musim 2019/2020 memberi jalan untuk lahirnya era baru Los Blancos di bawah Zinedine Zidane . Pelatih asal Prancis itu dipastikan mendapatkan keleluasaan melakukan banyak hal dalam tim.
Itu termasuk melepas pemain bintang yang tidak masuk dalam skenario masa depan. Zidane, juga bisa menentukan nasib dari pemain yang dipinjamkan ke klub lain, yang tersebar di beberapa klub Eropa, mulai tim Primera Liga sampai Liga Primer.
Langkah Zidane kemungkinan akan mendapatkan restu klub, termasuk Presiden Real Madrid Florentino Perez, yang tentu senang jika skuadnya bisa mengalami penyusutan. Mengurangi pemain, berarti mengurangi beban pengeluaran klub. (Baca: Zidane Tegaskan Akan tetap Setiap Bersama Real Madrid)
Nama Gareth Bale dan James Rodriguez masuk dalam daftar yang paling diragukan berada di skuad Madrid musim depan. Bale misalnya, bintang Wales tersebut telah mencapai titik puncak hubungannya dengan klub. Meskipun agennya, Jonathan Barnett, berulang kali mengatakan bahwa kliennya ingin tinggal, dia tahu bahwa dengan keberadaan Zinedine Zidane di bangku pelatih, membuat kans Bale bermain sangat tipis.
Zidane bahkan tidak ingin melatihnya atau memasukkannya ke tim kendati petinggi klub percaya bahwa Bale adalah pemain yang dapat memberikan kontribusi signifikan. Madrid berada di situasi sulit. Mereka enggan melepas Bale, tetapi juga tidak ingin membayar sebagian besar gajinya selama dua tahun sisa kontraknya, yang melebihi nilai 60 juta euro.
Situasi Bale rupanya membuat rekannya, Toni Kroos, prihatin. Dia mengakui bahwa apa yang dialami Bale tidak memuaskan bagi semua orang di dalam tim. Kroos mengungkapkan gagalnya proses transfer kepindahan pemain bernomor 11 musim panas lalu membuat semuanya berantakan. (Baca juga: 7 Peristiwa Besar yang Memengaruhi Peradaban Dunia)
Itu termasuk melepas pemain bintang yang tidak masuk dalam skenario masa depan. Zidane, juga bisa menentukan nasib dari pemain yang dipinjamkan ke klub lain, yang tersebar di beberapa klub Eropa, mulai tim Primera Liga sampai Liga Primer.
Langkah Zidane kemungkinan akan mendapatkan restu klub, termasuk Presiden Real Madrid Florentino Perez, yang tentu senang jika skuadnya bisa mengalami penyusutan. Mengurangi pemain, berarti mengurangi beban pengeluaran klub. (Baca: Zidane Tegaskan Akan tetap Setiap Bersama Real Madrid)
Nama Gareth Bale dan James Rodriguez masuk dalam daftar yang paling diragukan berada di skuad Madrid musim depan. Bale misalnya, bintang Wales tersebut telah mencapai titik puncak hubungannya dengan klub. Meskipun agennya, Jonathan Barnett, berulang kali mengatakan bahwa kliennya ingin tinggal, dia tahu bahwa dengan keberadaan Zinedine Zidane di bangku pelatih, membuat kans Bale bermain sangat tipis.
Zidane bahkan tidak ingin melatihnya atau memasukkannya ke tim kendati petinggi klub percaya bahwa Bale adalah pemain yang dapat memberikan kontribusi signifikan. Madrid berada di situasi sulit. Mereka enggan melepas Bale, tetapi juga tidak ingin membayar sebagian besar gajinya selama dua tahun sisa kontraknya, yang melebihi nilai 60 juta euro.
Situasi Bale rupanya membuat rekannya, Toni Kroos, prihatin. Dia mengakui bahwa apa yang dialami Bale tidak memuaskan bagi semua orang di dalam tim. Kroos mengungkapkan gagalnya proses transfer kepindahan pemain bernomor 11 musim panas lalu membuat semuanya berantakan. (Baca juga: 7 Peristiwa Besar yang Memengaruhi Peradaban Dunia)
Lihat Juga :