Mike Tyson Pembunuh dan Sekuat Singa, Roy Jones: Aku Cheetah
Senin, 27 Juli 2020 - 10:18 WIB
loading...
Mike Tyson Pembunuh dan Sekuat Singa, Roy Jones: Aku Cheetah/Boxing Scene
A
A
A
LAS VEGAS - Mike Tyson memamerkan keganasannya di usia 54 tahun dalam sesi latihan yang diunggah di akun media sosialnya. Kekuatan pukulan Iron Mike yang segarang seperti di masa mudanya membuat Roy Jones Jr kagum.
Jones Jr mengharapkan Tyson tetap menunjukkan kegarangannya saat mereka bertemu di tengah ring dalam laga ekshibisi tinju Kelas Berat 12 September mendatang. Mantan juara empat divisi berbeda itu memuji kekuatan pukulan Tyson seperti seorang pembunuh dan sekuat Singa.
’’Tidak hanya dia terlihat seperti seorang pembunuh (dalam video pelatihan), Mike adalah seorang pembunuh. Saya telah melihat videonya. Saya tahu apa yang terjadi, ”kata Jones Jr kepada TMZ.
’’Aku dalam kondisi yang cukup baik sekarang. Ada satu hal tentang Mike yang tidak bisa Anda terima begitu saja. Dia seperti George Foreman , yang duduk selama sepuluh tahun dan mengembalikan tubuhnya…. Saya sangat bersemangat, dan saya pasti menantikannya. Saya belum pensiun terlalu lama. Saya tahu bagaimana rasanya berjalan delapan ronde, ia lupa - Anda harus lupa - Anda mendengar saya.’’
Baca Juga: Sadar Diri, Valentino Rossi Tak Yakin Jadi Juara MotoGP
Jones Jr mengharapkan Tyson tetap menunjukkan kegarangannya saat mereka bertemu di tengah ring dalam laga ekshibisi tinju Kelas Berat 12 September mendatang. Mantan juara empat divisi berbeda itu memuji kekuatan pukulan Tyson seperti seorang pembunuh dan sekuat Singa.
’’Tidak hanya dia terlihat seperti seorang pembunuh (dalam video pelatihan), Mike adalah seorang pembunuh. Saya telah melihat videonya. Saya tahu apa yang terjadi, ”kata Jones Jr kepada TMZ.
’’Aku dalam kondisi yang cukup baik sekarang. Ada satu hal tentang Mike yang tidak bisa Anda terima begitu saja. Dia seperti George Foreman , yang duduk selama sepuluh tahun dan mengembalikan tubuhnya…. Saya sangat bersemangat, dan saya pasti menantikannya. Saya belum pensiun terlalu lama. Saya tahu bagaimana rasanya berjalan delapan ronde, ia lupa - Anda harus lupa - Anda mendengar saya.’’
Baca Juga: Sadar Diri, Valentino Rossi Tak Yakin Jadi Juara MotoGP
Lihat Juga :