Kandidat Peraih Super Tiket Bermunculan di Audisi Umum PB Djarum 2023
Rabu, 05 Juli 2023 - 20:03 WIB
loading...
A
A
A
"Tantangannya adalah mencari bibit pebulutangkis berkualitas tinggi bukanlah hal yang mudah dan membutuhkan usaha. Tim Pencari Bakat memiliki preferensi masing-masing yang mungkin berbeda. Jadi, kami harus memastikan bahwa peraih Super Tiket pilihan adalah sosok yang benar-benar dibutuhkan oleh PB Djarum," kata Sigit.
![Kandidat Peraih Super Tiket Bermunculan di Audisi Umum PB Djarum 2023]()
Tim Pencari Bakat yang dikomandoi oleh Sigit Budiarto terdiri dari jajaran pelatih PB Djarum yang dipimpin oleh Fung Permadi sebagai Koordinator Tim Pencari Bakat Atlet Putra dan Yuni Kartika sebagai Koordinator Tim Pencari Bakat Atlet Putri. Selain itu, legenda bulutangkis Indonesia juga turut serta dalam memantau bakat peserta Audisi Umum PB Djarum 2023 sejak hari pertama, di antaranya Tontowi Ahmad, Hastomo Arbi, Hariyanto Arbi, Kartono, Liem Swie King, Edy Kurniawan, Lius Pongoh, Denny Kantono, Fran Kurniawan, Bobby Ertanto, Minarti Timur, dan Rudy G Haditono.
Legenda bulutangkis yang juga anggota Tim Pencari Bakat Atlet Putra, Tontowi Ahmad, mengapresiasi ratusan peserta yang telah berjuang untuk meraih Djarum Beasiswa Bulutangkis. Tontowi mengakui bahwa peserta Audisi Umum memiliki kualitas yang baik, baik dalam kelompok usia U-11 maupun U-13. Ia juga sudah memiliki beberapa calon peraih Super Tiket pilihan Tim Pencari Bakat.
"Teknik dan skill mereka sangat baik. Berbeda dengan masa saya dulu, sekarang anak-anak usia U-11 sudah bermain dengan cukup baik dan variasi. Hingga saat ini, peserta yang kami pantau terbukti menang dalam babak turnamen, karena saya juga mencari mereka yang menang. Dari situ, kita juga bisa melihat daya juang dan keinginan mereka untuk terus meraih poin," jelas Tontowi.
Peraih medali emas Olimpiade Rio 2016 itu percaya bahwa peserta Audisi Umum yang nantinya bergabung dengan PB Djarum dapat menjadi pahlawan bulutangkis Indonesia yang meraih prestasi gemilang. Namun, Tontowi memberikan pesan kepada peserta yang belum berhasil lolos agar tidak patah semangat dan terus berjuang.
"Jadikan audisi ini sebagai pembelajaran. Untuk peserta yang berhasil lolos, saya ucapkan selamat, tetapi bagi yang belum berhasil, jangan berkecil hati, karena masih ada Audisi Umum tahun depan," tambahnya.
Salah satu peserta yang kembali mencoba Audisi Umum adalah Gavriel Aldrich Alharon Labatar. Pebulutangkis asal Asmat, Papua Selatan ini berharap untuk menjadi atlet binaan PB Djarum. Pada Audisi Umum tahun 2022, ia berhasil meraih Super Tiket dan masuk ke tahap karantina. Namun, langkahnya terhenti dan belum mendapatkan kesempatan untuk bergabung dengan klub PB Djarum.

Tim Pencari Bakat yang dikomandoi oleh Sigit Budiarto terdiri dari jajaran pelatih PB Djarum yang dipimpin oleh Fung Permadi sebagai Koordinator Tim Pencari Bakat Atlet Putra dan Yuni Kartika sebagai Koordinator Tim Pencari Bakat Atlet Putri. Selain itu, legenda bulutangkis Indonesia juga turut serta dalam memantau bakat peserta Audisi Umum PB Djarum 2023 sejak hari pertama, di antaranya Tontowi Ahmad, Hastomo Arbi, Hariyanto Arbi, Kartono, Liem Swie King, Edy Kurniawan, Lius Pongoh, Denny Kantono, Fran Kurniawan, Bobby Ertanto, Minarti Timur, dan Rudy G Haditono.
Legenda bulutangkis yang juga anggota Tim Pencari Bakat Atlet Putra, Tontowi Ahmad, mengapresiasi ratusan peserta yang telah berjuang untuk meraih Djarum Beasiswa Bulutangkis. Tontowi mengakui bahwa peserta Audisi Umum memiliki kualitas yang baik, baik dalam kelompok usia U-11 maupun U-13. Ia juga sudah memiliki beberapa calon peraih Super Tiket pilihan Tim Pencari Bakat.
"Teknik dan skill mereka sangat baik. Berbeda dengan masa saya dulu, sekarang anak-anak usia U-11 sudah bermain dengan cukup baik dan variasi. Hingga saat ini, peserta yang kami pantau terbukti menang dalam babak turnamen, karena saya juga mencari mereka yang menang. Dari situ, kita juga bisa melihat daya juang dan keinginan mereka untuk terus meraih poin," jelas Tontowi.
Peraih medali emas Olimpiade Rio 2016 itu percaya bahwa peserta Audisi Umum yang nantinya bergabung dengan PB Djarum dapat menjadi pahlawan bulutangkis Indonesia yang meraih prestasi gemilang. Namun, Tontowi memberikan pesan kepada peserta yang belum berhasil lolos agar tidak patah semangat dan terus berjuang.
"Jadikan audisi ini sebagai pembelajaran. Untuk peserta yang berhasil lolos, saya ucapkan selamat, tetapi bagi yang belum berhasil, jangan berkecil hati, karena masih ada Audisi Umum tahun depan," tambahnya.
Salah satu peserta yang kembali mencoba Audisi Umum adalah Gavriel Aldrich Alharon Labatar. Pebulutangkis asal Asmat, Papua Selatan ini berharap untuk menjadi atlet binaan PB Djarum. Pada Audisi Umum tahun 2022, ia berhasil meraih Super Tiket dan masuk ke tahap karantina. Namun, langkahnya terhenti dan belum mendapatkan kesempatan untuk bergabung dengan klub PB Djarum.
Lihat Juga :