PSSI Kaji Hukuman Pengurangan Poin Imbas Suporter Nekat Tur Tandang
Senin, 17 Juli 2023 - 23:59 WIB
loading...
Ketua Umum (Ketum) PSSI Erick Thohir tengah mengkaji hukuman pengurangan poin untuk klub imbas tindakan suporter yang datang menyaksikan tim main di laga tandang pada kompetisi Liga 1 musim ini / Foto: PSSI
A
A
A
Ketua Umum (Ketum) PSSI Erick Thohir tengah mengkaji hukuman pengurangan poin untuk klub imbas tindakan suporter yang datang menyaksikan tim main di laga tandang pada kompetisi Liga 1 musim ini. Menurutnya, ini sebagai bentuk efek jera.
Aturan ini diterapkan menyusul transformasi sepak bola Indonesia pascatragedi Kanjuruhan. Selama transformasi itu FIFA pun memantau langsung kondisi sepak bola Indonesia.
Erick Thohir mengatakan jika ada kerusuhan suporter apalagi melibatkan pendukung kedua tim harus disanksi tegas. Pihaknya akan mengkaji hukuman pengurangan poin untuk klub imbas tindakan suporternya sebagai efek jera.
Baca Juga: Jangan Harap Kesuksesan Datang dengan Mudah Messi!
"Ini yang kami harus dorong ke liga. Kalau ada kerusuhan, timnya dihukum poin. Akan tetapi, ini kan harus ada kesepakatan PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (PT LIB)," kata Erick Thohir di Bogor, Minggu (16/7/2023).
Menteri BUMN itu mengatakan FIFA pasti tidak akan tinggal diam jika kerusuhan demi kerusuhan antar suporter terjadi di Indonesia. Kondisi itu bisa saja sepak bola Indonesia mendapatkan sanksi dari FIFA.
"Kalau ada kerusuhan lagi nanti pasti (liga) diberhentikan, (Indonesia) dihukum. Karena itu kenapa kesepakatannya suporter tim tamu tidak boleh dateng," ucapnya.
Aturan ini diterapkan menyusul transformasi sepak bola Indonesia pascatragedi Kanjuruhan. Selama transformasi itu FIFA pun memantau langsung kondisi sepak bola Indonesia.
Erick Thohir mengatakan jika ada kerusuhan suporter apalagi melibatkan pendukung kedua tim harus disanksi tegas. Pihaknya akan mengkaji hukuman pengurangan poin untuk klub imbas tindakan suporternya sebagai efek jera.
Baca Juga: Jangan Harap Kesuksesan Datang dengan Mudah Messi!
"Ini yang kami harus dorong ke liga. Kalau ada kerusuhan, timnya dihukum poin. Akan tetapi, ini kan harus ada kesepakatan PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (PT LIB)," kata Erick Thohir di Bogor, Minggu (16/7/2023).
Menteri BUMN itu mengatakan FIFA pasti tidak akan tinggal diam jika kerusuhan demi kerusuhan antar suporter terjadi di Indonesia. Kondisi itu bisa saja sepak bola Indonesia mendapatkan sanksi dari FIFA.
"Kalau ada kerusuhan lagi nanti pasti (liga) diberhentikan, (Indonesia) dihukum. Karena itu kenapa kesepakatannya suporter tim tamu tidak boleh dateng," ucapnya.
Lihat Juga :