Duel Seru 2 Juara Devin Haney vs Regis Prograis
Rabu, 02 Agustus 2023 - 14:18 WIB
loading...
A
A
A
Keputusan ini dikeluarkan kurang dari sebulan setelah Haney dan Stevenson menghubungi WBC dengan permintaan terpisah terkait gelar kelas ringan.
Haney (30-0, 15KO) berharap dapat memasuki pertarungan melawan Progais (29-1, 24KO) yang masih dalam tahap pembicaraan, sebagai juara tak terbantahkan, dan kemudian memutuskan setelah pertarungan di kelas berapa yang akan ia pilih untuk pertarungan berikutnya. Seperti yang dilaporkan sebelumnya oleh Boxing Scene, petisi tersebut diajukan pada akhir 27 Juli setelah perpanjangan enam hari yang diberikan oleh WBC.
Stevenson (20-0, 10KO) sebelumnya menghubungi WBC agar status penantang wajibnya ditegakkan, dalam upaya untuk menjadi pemegang gelar tiga divisi pada pertarungan berikutnya. Dorongan tersebut adalah untuk membuat pertarungan melawan Haney diperintahkan, atau mengizinkan peraih medali Perak Olimpiade 2016 dan mantan juara kelas 57,1 kg dan 58,9 kg ini untuk menantang gelar yang masih kosong.
Yang terakhir inilah yang akan terjadi, dengan Stevenson akan menghadapi penantang dengan peringkat tertinggi berikutnya. Mantan pemegang gelar tiga divisi, Vasiliy Lomachenko, berada di peringkat kedua, sementara Frank Martin yang belum terkalahkan baru saja meraih kemenangan 12 ronde atas Artem Harutyunyan pada perebutan gelar juara kelas ringan WBC pada tanggal 15 Juli lalu.
Stevenson dan Lomachenko sama-sama dipromotori oleh Top Rank. Martin bertarung untuk Man Down Promotions milik Errol Spence dan di bawah bendera Premier Boxing Champons.
Haney adalah seorang agen bebas setelah menyelesaikan kontrak kerja sama tiga pertarungan dengan Top Rank dan DiBella Entertainment. Di bawah perjanjian yang menguntungkan ini, Haney yang masih berusia 24 tahun menyatukan seluruh gelar kelas ringan dan mempertahankannya dengan kemenangan beruntun atas George Kambosos di Melbourne, Australia. Ia mempertahankan gelar tersebut dalam sebuah kemenangan mutlak selama dua belas ronde.
Haney (30-0, 15KO) berharap dapat memasuki pertarungan melawan Progais (29-1, 24KO) yang masih dalam tahap pembicaraan, sebagai juara tak terbantahkan, dan kemudian memutuskan setelah pertarungan di kelas berapa yang akan ia pilih untuk pertarungan berikutnya. Seperti yang dilaporkan sebelumnya oleh Boxing Scene, petisi tersebut diajukan pada akhir 27 Juli setelah perpanjangan enam hari yang diberikan oleh WBC.
Stevenson (20-0, 10KO) sebelumnya menghubungi WBC agar status penantang wajibnya ditegakkan, dalam upaya untuk menjadi pemegang gelar tiga divisi pada pertarungan berikutnya. Dorongan tersebut adalah untuk membuat pertarungan melawan Haney diperintahkan, atau mengizinkan peraih medali Perak Olimpiade 2016 dan mantan juara kelas 57,1 kg dan 58,9 kg ini untuk menantang gelar yang masih kosong.
Yang terakhir inilah yang akan terjadi, dengan Stevenson akan menghadapi penantang dengan peringkat tertinggi berikutnya. Mantan pemegang gelar tiga divisi, Vasiliy Lomachenko, berada di peringkat kedua, sementara Frank Martin yang belum terkalahkan baru saja meraih kemenangan 12 ronde atas Artem Harutyunyan pada perebutan gelar juara kelas ringan WBC pada tanggal 15 Juli lalu.
Stevenson dan Lomachenko sama-sama dipromotori oleh Top Rank. Martin bertarung untuk Man Down Promotions milik Errol Spence dan di bawah bendera Premier Boxing Champons.
Haney adalah seorang agen bebas setelah menyelesaikan kontrak kerja sama tiga pertarungan dengan Top Rank dan DiBella Entertainment. Di bawah perjanjian yang menguntungkan ini, Haney yang masih berusia 24 tahun menyatukan seluruh gelar kelas ringan dan mempertahankannya dengan kemenangan beruntun atas George Kambosos di Melbourne, Australia. Ia mempertahankan gelar tersebut dalam sebuah kemenangan mutlak selama dua belas ronde.
Lihat Juga :