Solo Group Ride ke-11 GFNY Bali - IFG Life: Gowes Menjelajahi Kota Ramah Sepeda
Minggu, 13 Agustus 2023 - 08:38 WIB
loading...
Solo Group Ride ke-11: Gowes Menjelajah Kota Ramah Sepeda. Foto: IST
A
A
A
SOLO - Kota Solo, yang kaya akan budaya dan sejarah, menghijau saat menjadi tuan rumah Group Ride Indonesia (GRI) ke-11 pada Minggu (13/8/2023).
Menurut Group Leader GFNY Indonesia, M. Mahful, daya tarik Solo sangat luar biasa. Rute GRI ke-11 yang dimulai dan diakhiri dekat dengan Pura Mangkunegaran, Keraton Surakarta Hadiningrat, Benteng Vastenburg, Pasar Klewer, Kampung Batik Laweyan, dan banyak tempat bersejarah serta pusat budaya lainnya, telah mengundang banyak peserta.
Baca Juga: Komunitas Sepeda dan Masyarakat Ubud Sambut Pelaksanaan GFNY Bali - IFG Life 2023
Rute GRI ke-11 melibatkan perjalanan dari Amaris Hotel Sriwedari, melewati Pajang, Balai Padi, Gatak, Sawit, Pengging, Kertosuro, dan kembali lagi ke Amaris. Rute yang dipilih dianggap relatif damai dan mengarah ke Kabupaten Boyolali.
"Bukan hanya itu, Solo juga memiliki budaya bersepeda yang sangat kuat. Banyak warganya yang menggunakan sepeda sebagai sarana transportasi alternatif sehari-hari," kata Founder GFNY Indonesia, Axel Moeller. Ia juga menambahkan bahwa di Solo, terdapat banyak klub sepeda jalan raya (road bike) serta berbagai klub sepeda lainnya seperti sepeda onthel, MTB, dan BMX. Toni Syarifudin, atlet BMX Race asal Solo, bahkan menjadi atlet Indonesia pertama yang berkompetisi di Olimpiade Rio 2016 di Brazil.
Menurut Group Leader GFNY Indonesia, M. Mahful, daya tarik Solo sangat luar biasa. Rute GRI ke-11 yang dimulai dan diakhiri dekat dengan Pura Mangkunegaran, Keraton Surakarta Hadiningrat, Benteng Vastenburg, Pasar Klewer, Kampung Batik Laweyan, dan banyak tempat bersejarah serta pusat budaya lainnya, telah mengundang banyak peserta.
Baca Juga: Komunitas Sepeda dan Masyarakat Ubud Sambut Pelaksanaan GFNY Bali - IFG Life 2023
Rute GRI ke-11 melibatkan perjalanan dari Amaris Hotel Sriwedari, melewati Pajang, Balai Padi, Gatak, Sawit, Pengging, Kertosuro, dan kembali lagi ke Amaris. Rute yang dipilih dianggap relatif damai dan mengarah ke Kabupaten Boyolali.
"Bukan hanya itu, Solo juga memiliki budaya bersepeda yang sangat kuat. Banyak warganya yang menggunakan sepeda sebagai sarana transportasi alternatif sehari-hari," kata Founder GFNY Indonesia, Axel Moeller. Ia juga menambahkan bahwa di Solo, terdapat banyak klub sepeda jalan raya (road bike) serta berbagai klub sepeda lainnya seperti sepeda onthel, MTB, dan BMX. Toni Syarifudin, atlet BMX Race asal Solo, bahkan menjadi atlet Indonesia pertama yang berkompetisi di Olimpiade Rio 2016 di Brazil.
Lihat Juga :