3 Alasan Bayern Muenchen Dibenci Banyak Orang di Bundesliga, Salah Satunya Diselimuti Keberuntungan!
Senin, 28 Agustus 2023 - 21:04 WIB
loading...
A
A
A
Pembajakan paling terkenal yang dilakukan oleh Bayern Munchen adalah pembelian Mario Gotze, Robert Lewandowski, dan Mats Hummels dari Dortmund. Selain itu ada pula pembelian Manuel Neuer dari Schalke dan David Alaba dari Hoffenheim.
Dengan perekrutan pemain bintang di Bundesliga ini tentulah akan membuat Si Merah semakin superior di liga domestik, dan seakan membuat klub lain hanya berusaha menciptakan pemain bintang untuk nantinya dipinang Bayern Munchen.
Istilah Bayern Dusel yang berarti keberuntungan yang tidak layak untuk Bayern Munchen ini populer di Jerman. Istilah tersebut berkaitan dengan periode dimana Bayern mengalami masa-masa keemasan pada 1970.
Saat itu, klub yang bermarkas di Allianz Arena itu berhasil memenangkan kompetisi dengan gol-gol di menit akhir, layaknya Fergie Time di Manchester United. Dari sinilah masyarakat Jerman menilai gelar tersebut tak pantas diraih karena hanya berdasar pada keberuntungan semata.
Selain kaya akan prestasi, Bayern juga kaya akan harta. Bahkan mereka merupakan klub yang terletak di negara bagian Bavaria yang merupakan negara bagian yang paling kaya di antara negara-negara bagian Jerman lainnya.
Ada semacam masalah kebencian psikologi pada Bayern disebabkan karena klub itu adalah kebanggaan bagi Bavarians yang punya paham dan kebudayaan kuat dan kadang menyelisihi masyarakat Jerman kebanyakan.
Sebelum bergabung dengan Kekaisaran Jerman, dan masih menjadi Kerajaan Bavaria pada 1918, masyarakat Bavaria kerap mencela orang-orang Prussia (Kekaisaran Jerman). Namun setelah bergabung dengan kekaisaran sebagai wilayah yang diistimewakan, paham kesukuan itu hilang dengan sendirinya.
Dengan perekrutan pemain bintang di Bundesliga ini tentulah akan membuat Si Merah semakin superior di liga domestik, dan seakan membuat klub lain hanya berusaha menciptakan pemain bintang untuk nantinya dipinang Bayern Munchen.
2. Bayern Dusel
Istilah Bayern Dusel yang berarti keberuntungan yang tidak layak untuk Bayern Munchen ini populer di Jerman. Istilah tersebut berkaitan dengan periode dimana Bayern mengalami masa-masa keemasan pada 1970.
Saat itu, klub yang bermarkas di Allianz Arena itu berhasil memenangkan kompetisi dengan gol-gol di menit akhir, layaknya Fergie Time di Manchester United. Dari sinilah masyarakat Jerman menilai gelar tersebut tak pantas diraih karena hanya berdasar pada keberuntungan semata.
3. Kebencian terhadap Bavaria
Selain kaya akan prestasi, Bayern juga kaya akan harta. Bahkan mereka merupakan klub yang terletak di negara bagian Bavaria yang merupakan negara bagian yang paling kaya di antara negara-negara bagian Jerman lainnya.
Ada semacam masalah kebencian psikologi pada Bayern disebabkan karena klub itu adalah kebanggaan bagi Bavarians yang punya paham dan kebudayaan kuat dan kadang menyelisihi masyarakat Jerman kebanyakan.
Sebelum bergabung dengan Kekaisaran Jerman, dan masih menjadi Kerajaan Bavaria pada 1918, masyarakat Bavaria kerap mencela orang-orang Prussia (Kekaisaran Jerman). Namun setelah bergabung dengan kekaisaran sebagai wilayah yang diistimewakan, paham kesukuan itu hilang dengan sendirinya.
Lihat Juga :