alexametrics

SRT Petronas Nyerah Kejar Valentino Rossi

loading...
SRT Petronas Nyerah Kejar Valentino Rossi
Valentino Rossi makin menjauh dari kejaran SRT Petronas setelah membuat awal yang baik di MotoGP 2020. Foto : Speedcafe
A+ A-
SEPANG - Tim SRT Petronas sepertinya sudah menyerah untuk mengejar Valentino Rossi guna dijadikan pembalap utama MotoGP musim 2021 mendatang. Keraguan tersebut muncul setelah Rossi masih mampu bersaing di musim ini dan bisa naik podium di GP Andalusia pekan lalu.

Awalnya Rossi mempertimbangkan akan segera pensiun jika hasil di MotoGP 2020 ini tidak lagi memuaskan. Fakta di lapangan justru berbalik. Rossi di seri kedua, GP Andalusia, malah tampil memukau. Pembalap Yahama itu bisa naik podium setelah finis di posisi ketiga. (Baca juga : Podium Selamatkan Karier Rossi, Petronas SRT Segera Bahas Kontrak Pekan Depan)

Ini adalah momen langka mengingat sudah 17 seri Rossi selalu gagal naik podium. Nah, lantaran alasan inilah Rossi mempertimbangkan untuk segera mengakhiri kariernya sebagai joki kuda besi. (Baca juga : Dovizioso Percaya Marquez Tak Mungkin Jadi 'Keledai' di MotoGP 2020)

Momen seperti itulah yang ditunggu SRT untuk menggaet Rossi. The Doctor sendiri pun sudah memberikan isyarat untuk menjawab tantangan menjadi pembalap tim satelit. (Lihat juga : Momen Vinales Salah Motor, Ternyata Punya Valentino Rossi)



Sayang seribu sayang, niatan SRT sepertinya akan kandas jika melihat prestasi Rossi musim ini. "Vale adalah Vale. Sejujurnya, saya ragu setelah balapan pertama. Saya terus mengatakan pada diri sendiri bahwa The Doctor akan kembali dan dia melakukannya," kata Bos SRT Razlan Razali kepada La Gazzetta dello Sport, Jumat (31/7/2020).

Di sisi lain, dengan keberhasilan Rossi bisa bersaing musim ini akan memudahkan Razali meyakinkan pemegang saham SRT. "Itu membuat semuanya lebih mudah. Kami adalah Petronas (SRT) dan kami membuat pilihan berdasarkan bisnis, tetapi kami tidak dapat mengabaikan penggemar yang mungkin menginginkan pembalap lokal. Itu bukan pilihan yang dipaksakan, tapi dia bukan pembalap normal."



"Butuh waktu untuk memastikan, tetapi apa yang dia lakukan pada hari Minggu membuatnya lebih mudah untuk menjelaskan kepada pemegang saham mengapa kita memilih Valentino."
(bbk)
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak