Kenshiro Teraji si Anak Hebat Menang TKO, Pertahankan Gelar Juara
Selasa, 19 September 2023 - 09:09 WIB
loading...
A
A
A
Budler tetap tenang, terlepas dari skenario yang terjadi atau saat Teraji mengancam untuk melepaskan diri. Petinju berusia 35 tahun asal Johannesburg ini melakukan yang terbaik untuk membuat sang juara bertahan tidak nyaman, yang terkena luka di alis kanannya akibat sebuah pertukaran serangan di awal ronde kelima. Teraji kembali beraksi dan melontarkan jab yang mantap, namun ia terpaksa mengandalkan dagunya saat Budler mendaratkan sebuah pukulan overhand kanan.
Kenshiro Teraji memasang jebakan pada ronde berikutnya. Budler langsung maju setelah terdesak untuk menghindari jebakan. Teraji menggunakan agresi lawannya untuk meraih keunggulan saat ia mundur, menempatkan kakinya dan mendaratkan kombinasi satu-dua di atas kanvas.
Budler menepis sebuah jab untuk mendaratkan pukulan kanan balasan pada ronde ketujuh. Teraji menyesuaikan diri dan kembali untuk mempersiapkan serangannya. Budler terus menekan maju dan mendaratkan pukulan kanan dalam sebuah pertukaran serangan.
Teraji menikmati kesuksesan yang jauh lebih besar pada ronde kedelapan. Budler lebih mengandalkan pergerakan saat Teraji secara konsisten mendaratkan jab dan pukulan kanannya ke arah atas. Kedua petinju ini akhirnya mengurungkan niat mereka untuk menyerang ke arah tubuh, walau Budler mengakhiri ronde ini dengan sebuah pukulan kanan dan hook kiri ke arah bawah.
Harapan bagi Budler untuk membalikkan keadaan segera sirna pada ronde kesembilan. Teraji terus menyerang dan Budler tak dapat lagi mempertahankan diri. Sebuah pukulan kanan dari Teraji mendarat di tubuh penantangnya sebelum wasit menengahi dan menyelamatkan Budler dari hukuman tambahan.
Kenshiro Teraji meningkatkan rekornya menjadi 22-1 (14KO) dan kini menjadi 13-1 (9KO) dalam perebutan gelar utama dalam dua periode. Kemenangan ini merupakan yang keempat kalinya secara beruntun sejak ia merebut kembali gelar WBC-nya melalui kemenangan KO pada ronde ketiga atas petinju senegaranya, Masamichi Yabuki, bulan Maret lalu. Kemenangan ini membalas satu-satunya kekalahan dalam kariernya, yaitu pada ronde kesepuluh dalam laga mereka di bulan September 2021.
Kenshiro Teraji memasang jebakan pada ronde berikutnya. Budler langsung maju setelah terdesak untuk menghindari jebakan. Teraji menggunakan agresi lawannya untuk meraih keunggulan saat ia mundur, menempatkan kakinya dan mendaratkan kombinasi satu-dua di atas kanvas.
Budler menepis sebuah jab untuk mendaratkan pukulan kanan balasan pada ronde ketujuh. Teraji menyesuaikan diri dan kembali untuk mempersiapkan serangannya. Budler terus menekan maju dan mendaratkan pukulan kanan dalam sebuah pertukaran serangan.
Teraji menikmati kesuksesan yang jauh lebih besar pada ronde kedelapan. Budler lebih mengandalkan pergerakan saat Teraji secara konsisten mendaratkan jab dan pukulan kanannya ke arah atas. Kedua petinju ini akhirnya mengurungkan niat mereka untuk menyerang ke arah tubuh, walau Budler mengakhiri ronde ini dengan sebuah pukulan kanan dan hook kiri ke arah bawah.
Harapan bagi Budler untuk membalikkan keadaan segera sirna pada ronde kesembilan. Teraji terus menyerang dan Budler tak dapat lagi mempertahankan diri. Sebuah pukulan kanan dari Teraji mendarat di tubuh penantangnya sebelum wasit menengahi dan menyelamatkan Budler dari hukuman tambahan.
Kenshiro Teraji meningkatkan rekornya menjadi 22-1 (14KO) dan kini menjadi 13-1 (9KO) dalam perebutan gelar utama dalam dua periode. Kemenangan ini merupakan yang keempat kalinya secara beruntun sejak ia merebut kembali gelar WBC-nya melalui kemenangan KO pada ronde ketiga atas petinju senegaranya, Masamichi Yabuki, bulan Maret lalu. Kemenangan ini membalas satu-satunya kekalahan dalam kariernya, yaitu pada ronde kesepuluh dalam laga mereka di bulan September 2021.
Lihat Juga :