Dua Petenis Positif Covid-19, Palermo Terbuka Tetap Jalan

loading...
Dua Petenis Positif Covid-19, Palermo Terbuka Tetap Jalan
Petra Martic. Foto/Reuters
A+ A-
PALERMO - Asosiasi Tenis Putri (WTA) memastikan tetap menggelar turnamen Palermo Terbuka di Country time Club yang mulai digelar besok, meski ada petenis positif terjangkit Covid-19. Ajang itu sekaligus menjadi yang pertama pasca-tenis ditangguhkan akibat krisis kesehatan secara global pada Maret lalu.

Pihak WTA mengatakan Palermo Terbuka tetap akan berjalan sesuai dengan jadwal. Namun, mereka tidak menyebutkan nama dari petenis yang terinfeksi virus itu. WTA menambahkan, petenis tersebut telah mengundurkan diri dan semua pihak yang mungkin melakukan kontak langsung dengan petenis itu telah menjalani tes.

“Seorang petenis positif terinfeksi Covid-19 di Palermo Terbuka edisi ke-31 dan dia telah mengundurkan diri dari turnamen. Petenis tersebut tidak menunjukkan gejala apa pun,” ungkap pihak WTA dilansir situs resminya.

Pihak penyelenggara sebelumnya menyatakan dua petenis mendapatkan hasil tes positif untuk antibodi Covid-19, lalu menambahkan hasil tes mereka negatif ketika menjalani polymerase chain reaction yang saat ini digunakan mendeteksi virus yang sudah menyebabkan hampir 700 ribu orang meninggal di seluruh dunia. (Baca: Si Cantik Gabriel Sabatini Viralkan Seamos Una Argentina)



Spesialis penyakit menular di University of Palermo yang merupakan koordinator antivirus turnamen, Antonio Cascio mengatakan, petenis yang tidak disebutkan namanya itu sekarang dirawat di fasilitas kesehatan nasional ditujukan untuk pasien tanpa gejala dengan Covid-19.

“Efisiensi protokol dan tes terkait memungkinkan kami mencegat kasus positif. Pemain itu tidak pernah meninggalkan kamar hotelnya sambil menunggu hasil ujian,” katanya.

Direktur Turnamen Palermo Terbuka, Oliviero Palma mengatakan, telah memberlakukan protokol kesehatan ketat dengan semua orang harus menjalani tes Covid-19 sebelum datang ke turnamen, saat kedatangan, dan kemudian setiap empat hari di sini. Selama bertanding, pemain harus menangani handuknya sendiri dan akan ada tim kecil yang terdiri atas anak-anak dan petugas bola. (Baca juga: Din Syamsuddin, Rocky Gerung dkk Bentuk Koalisi Selamatkan Indonesia)



Bahkan, jumlah penonton juga terbatas diizinkan di tribune. “Kami senang bermain di depan publik, meskipun dalam jumlah yang berkurang drastis karena langkah-langkah pencegahan Covid-19,” ujar Palma. “Sekarang, lebih dari sebelumnya, kita bisa mengisi stadion 5.000 penonton,” ungkapnya.

Selain itu, hadiah total turnamen Palermo Terbuka juga mengalami pengurangan sebesar USD202.250 (Rp2,9 miliar) dibandingkan rencana sebelumnya USD220 ribu (Rp3,2 miliar) akibat masalah keuangan dan akan mengalami kerugian. Namun, pihaknya hanya ingin membuktikan tanggung jawabnya bisa melanjutkan turnamen dengan aman. (Baca juga: Gugat Undang-undang Corona, Din Syamsuddin Terus Ingatkan Hakim MK Soal Keadilan)

Sebelumnya, ada beberapa petenis top dunia menyatakan keberatan tampil di Palermo Terbuka. Itu terkait masalah karantina yang akan dihadapinya jika ingin ikut bertanding di ajang tersebut. Terutama mantan petenis nomor satu dunia Simona Halep dan juara Prancis Terbuka 2017 Jelena Ostapenko. Keduanya memilih mengundurkan diri.

Dengan begitu, turnamen ini dinilai tetap akan menarik sebab ada beberapa nama petenis hebat yang tampil, seperti finalis Prancis Terbuka tahun lalu Marketa Vondrousova, petenis nomor 15 dunia Petra Martic, dan petenis berkebangsaan Yunani Maria Sakkari yang berada di posisi 20 dunia. (Raikhul Amar)
(ysw)
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top