Jermell Charlo Turun Lagi ke Kelas 69,8 Kg, Tantang Tim Tszyu
Selasa, 03 Oktober 2023 - 14:20 WIB
loading...
Jermell Charlo Turun Lagi ke Kelas 69,8 Kg, Tantang Duel Tim Tszyu/Boxing Scene
A
A
A
Jermell Charlo kembali turun ke kelas welter super 69,8 kg setelah kekalahan dari Saul Canelo Alvarez sambil menyinggung Tim Tszyu sebagai calon lawan berikutnya. Jermell Charlo menaikkan berat badannya hingga 76,2 kg demi sebuah kesempatan untuk meningkatkan karier dan uangnya, bukan karena kebutuhan.
Bahkan di usianya yang ke-33, Jermell Charlo masih dapat berkompetisi dengan nyaman dalam divisi yang menjadi sumber penghasilannya selama hampir 15 tahun karier profesionalnya. Ia mengumumkan setelah kekalahan angka dari Saul Canelo Alvarez pada Sabtu malam lalu di T-Mobile Arena, bahwa ia akan kembali ke kelas 69,8 kg untuk pertarungan berikutnya, mungkin melawan pemenang dari laga Tim Tszyu vs Brian Mendoza. "Saya akan kembali turun ke kelas 69,8 kg," kata Charlo dalam konferensi pers setelah laga pada Sabtu malam.
Baca Juga: Canelo Kembali ke Puncak Indeks Kompetisi Tinju: Dmitry Bivol Out
Sebelum pertarungannya dengan Saul Canelo Alvarez (60-2-2, 39 KO), Jermell Charlo tidak pernah menimbang berat badannya lebih dari 70 kg dalam pertarungan profesionalnya. Berat badannya secara resmi mencapai rekor tertinggi dalam karirnya, yaitu 75,9 KG pada Jumat pagi, namun ia mengakui bahwa ia "sedikit" lamban saat bertarung melawan Canelo Alvarez dengan berat badan yang jauh lebih tinggi dari yang biasa ia lakukan. "Jadi, itu akan menjadi sesuatu yang besar. Saya bisa melakukannya. Ya, saya bisa membuat berat badan saya lebih ringan,"ujarnya.
Charlo yang berpostur 182 cm atau 10 cm lebih tinggi dari Canelo Alvarez, namun pukulan keras dan kenyamanan bertanding Canelo di kelas menengah super membuat Charlo enggan untuk bertarung dengan juara tak terbantahkan seberat 76 kg itu selama sebagian besar dari 12 ronde pertarungan mereka.
Pukulan kanan Canelo Alvarez membuat Charlo berlutut di awal ronde ketujuh, yang membantunya mengalahkan Charlo dengan selisih yang cukup jauh berdasarkan penilaian juri Max De Luca (118-109), David Sutherland (118-109), dan Steve Weisfeld (119-108). Meski demikian, Charlo tetap dapat turun kembali ke dua kelas dan mempertahankan gelar juara IBF, WBA dan WBC kelas 69,8 kg pada pertarungan berikutnya.
Petinju asal Houston ini memasuki ring sebagai juara dunia tinju kelas 69,8 kg yang tak terbantahkan, namun WBO mencopot gelarnya setelah itu dan mengangkat Tszyu dari juara sementara kelas welter super menjadi juara penuh. Tszyu yang berasal dari Australia (23-0, 17 KO) akan mempertahankan gelar tersebut melawan juara interim kelas welter super WBC Brian Mendoza (22-2, 16 KO) pada tanggal 15 Oktober di Gold Coast Convention and Exhibition Centre, Broadbeach, Australia.
Bahkan di usianya yang ke-33, Jermell Charlo masih dapat berkompetisi dengan nyaman dalam divisi yang menjadi sumber penghasilannya selama hampir 15 tahun karier profesionalnya. Ia mengumumkan setelah kekalahan angka dari Saul Canelo Alvarez pada Sabtu malam lalu di T-Mobile Arena, bahwa ia akan kembali ke kelas 69,8 kg untuk pertarungan berikutnya, mungkin melawan pemenang dari laga Tim Tszyu vs Brian Mendoza. "Saya akan kembali turun ke kelas 69,8 kg," kata Charlo dalam konferensi pers setelah laga pada Sabtu malam.
Baca Juga: Canelo Kembali ke Puncak Indeks Kompetisi Tinju: Dmitry Bivol Out
Sebelum pertarungannya dengan Saul Canelo Alvarez (60-2-2, 39 KO), Jermell Charlo tidak pernah menimbang berat badannya lebih dari 70 kg dalam pertarungan profesionalnya. Berat badannya secara resmi mencapai rekor tertinggi dalam karirnya, yaitu 75,9 KG pada Jumat pagi, namun ia mengakui bahwa ia "sedikit" lamban saat bertarung melawan Canelo Alvarez dengan berat badan yang jauh lebih tinggi dari yang biasa ia lakukan. "Jadi, itu akan menjadi sesuatu yang besar. Saya bisa melakukannya. Ya, saya bisa membuat berat badan saya lebih ringan,"ujarnya.
Charlo yang berpostur 182 cm atau 10 cm lebih tinggi dari Canelo Alvarez, namun pukulan keras dan kenyamanan bertanding Canelo di kelas menengah super membuat Charlo enggan untuk bertarung dengan juara tak terbantahkan seberat 76 kg itu selama sebagian besar dari 12 ronde pertarungan mereka.
Pukulan kanan Canelo Alvarez membuat Charlo berlutut di awal ronde ketujuh, yang membantunya mengalahkan Charlo dengan selisih yang cukup jauh berdasarkan penilaian juri Max De Luca (118-109), David Sutherland (118-109), dan Steve Weisfeld (119-108). Meski demikian, Charlo tetap dapat turun kembali ke dua kelas dan mempertahankan gelar juara IBF, WBA dan WBC kelas 69,8 kg pada pertarungan berikutnya.
Petinju asal Houston ini memasuki ring sebagai juara dunia tinju kelas 69,8 kg yang tak terbantahkan, namun WBO mencopot gelarnya setelah itu dan mengangkat Tszyu dari juara sementara kelas welter super menjadi juara penuh. Tszyu yang berasal dari Australia (23-0, 17 KO) akan mempertahankan gelar tersebut melawan juara interim kelas welter super WBC Brian Mendoza (22-2, 16 KO) pada tanggal 15 Oktober di Gold Coast Convention and Exhibition Centre, Broadbeach, Australia.
Lihat Juga :