Optimistis Tim Thomas dan Uber di Bawah Ancaman Negeri Jiran
Selasa, 04 Agustus 2020 - 13:32 WIB
loading...
A
A
A
Meski begitu, Susy juga mengingatkan kepada pasukannya agar tidak terlalu jemawa saat pertandingan sudah berlangsung. Peraih medali emas Olimpiade 1992 ini melihat Malaysia menjadi ancaman paling besar Indonesia bisa merebut juara grup di Piala Thomas tahun ini. Namun, dia tetap yakin para pemainnya mampu menjalankan tugasnya dengan baik saat di atas lapangan.
"Lawan-lawan di grup tidak mudah untuk dihadapi. Meski begitu, kami tetap optimistis. Malaysia harus diwaspadai di Grup A. Kalau melihat kekuatan di atas kertas, kami lebih unggul dari Belanda dan Inggris. Namun, kami harus siap dan tidak boleh menanggap enteng lawan," tuturnya. (Baca juga: Demonstran Amerika Bakar Alkitab dan Bendera AS di Portland)
Sementara itu, tim Uber Indonesia harus bekerja keras menjadi juara Grup B. Srikandi Merah Putih akan berada satu grup dengan tim Korea Selatan yang menjadi favorit peraih gelar juara pada Piala Uber tahun ini. Menurut Susy, sektor ganda putri menjadi ancaman paling besar untuk Indonesia mendapatkan poin.
Bukan hanya Korea Selatan, Malaysia dan Australia juga tidak bisa dianggap remeh. Susy menilai kedua negara itu pasti menurunkan kekuatan terbaik. Meski di atas kertas tetap diunggulkan, dia yakin tim Uber Indonesia pasti harus berjuang keras agar bisa mendapatkan kemenangan di pertandingan nanti.
"Korea Selatan memang kuat. Tapi, saya rasa peluang tetap ada. Melawan Malaysia dan Australia juga tidak boleh lengah. Karena, dalam pertandingan beregu, apa pun bisa terjadi. Yang penting para pemain bisa menjaga fokus dan harus fight di lapangan," tandas Susy. (Baca juga: Stunting Pada Anak Dipicu Perilaku Salah Masyarakat)
"Lawan-lawan di grup tidak mudah untuk dihadapi. Meski begitu, kami tetap optimistis. Malaysia harus diwaspadai di Grup A. Kalau melihat kekuatan di atas kertas, kami lebih unggul dari Belanda dan Inggris. Namun, kami harus siap dan tidak boleh menanggap enteng lawan," tuturnya. (Baca juga: Demonstran Amerika Bakar Alkitab dan Bendera AS di Portland)
Sementara itu, tim Uber Indonesia harus bekerja keras menjadi juara Grup B. Srikandi Merah Putih akan berada satu grup dengan tim Korea Selatan yang menjadi favorit peraih gelar juara pada Piala Uber tahun ini. Menurut Susy, sektor ganda putri menjadi ancaman paling besar untuk Indonesia mendapatkan poin.
Bukan hanya Korea Selatan, Malaysia dan Australia juga tidak bisa dianggap remeh. Susy menilai kedua negara itu pasti menurunkan kekuatan terbaik. Meski di atas kertas tetap diunggulkan, dia yakin tim Uber Indonesia pasti harus berjuang keras agar bisa mendapatkan kemenangan di pertandingan nanti.
"Korea Selatan memang kuat. Tapi, saya rasa peluang tetap ada. Melawan Malaysia dan Australia juga tidak boleh lengah. Karena, dalam pertandingan beregu, apa pun bisa terjadi. Yang penting para pemain bisa menjaga fokus dan harus fight di lapangan," tandas Susy. (Baca juga: Stunting Pada Anak Dipicu Perilaku Salah Masyarakat)
Lihat Juga :