Mendagri Prancis Kecam Karim Benzema Agen Propaganda Hamas
Kamis, 19 Oktober 2023 - 07:59 WIB
loading...
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Prancis, Gerald Darmanin, menuding Karim Benzema memiliki hubungan dengan Ikhwanul Muslimin / Foto: CaughtOffside
A
A
A
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Prancis, Gerald Darmanin, menuding Karim Benzema memiliki hubungan dengan Ikhwanul Muslimin. Pernyataan itu disampaikannya dalam sebuah wawancara televisi.
"Tuan Karim Benzema dikenal memiliki hubungan, seperti yang kita semua tahu, dengan Ikhwanul Muslimin," kata Darmanin dalam program televisi CNews Network, sebagaimana dilansir Marca, Kamis (19/10/2023).
Ikhwanul Muslimin awalnya adalah gerakan solidaritas dan amal untuk kelas pekerja di Mesir. Kelompok itu didirikan pada tahun 1928 di Ismaila, Mesir oleh Hasan Al-Banna.
Baca Juga: 7 Wakil ASEAN Adu Nasib di Putaran 2 Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia, Siapa Terkubur?
Seiring waktu, tujuan Ikhwanul Muslim justru berubah ke arah politis. Mereka berupaya membasmi pengaruh Barat di Timur Tengah serta mengambil alih kekuasaan Mesir dan mengisinya kembali dengan nilai dan hukum Islam.
Sebelumnya, Benzema mengunggah pesan dukungan kepada rakyat Palestina di Gaza yang tengah berjuang melawan agresi militer Israel (IDF). Ucapan itu diunggah lewat akun media sosial pribadinya.
"Segala doa kami untuk penduduk Gaza yang sekali lagi menjadi korban pemboman tidak adil yang tidak menyayangkan perempuan dan anak-anak," tulis Benzema pada Twitter pribadinya, @Benzema, Minggu (15/10/2023).
"Tuan Karim Benzema dikenal memiliki hubungan, seperti yang kita semua tahu, dengan Ikhwanul Muslimin," kata Darmanin dalam program televisi CNews Network, sebagaimana dilansir Marca, Kamis (19/10/2023).
Ikhwanul Muslimin awalnya adalah gerakan solidaritas dan amal untuk kelas pekerja di Mesir. Kelompok itu didirikan pada tahun 1928 di Ismaila, Mesir oleh Hasan Al-Banna.
Baca Juga: 7 Wakil ASEAN Adu Nasib di Putaran 2 Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia, Siapa Terkubur?
Seiring waktu, tujuan Ikhwanul Muslim justru berubah ke arah politis. Mereka berupaya membasmi pengaruh Barat di Timur Tengah serta mengambil alih kekuasaan Mesir dan mengisinya kembali dengan nilai dan hukum Islam.
Sebelumnya, Benzema mengunggah pesan dukungan kepada rakyat Palestina di Gaza yang tengah berjuang melawan agresi militer Israel (IDF). Ucapan itu diunggah lewat akun media sosial pribadinya.
"Segala doa kami untuk penduduk Gaza yang sekali lagi menjadi korban pemboman tidak adil yang tidak menyayangkan perempuan dan anak-anak," tulis Benzema pada Twitter pribadinya, @Benzema, Minggu (15/10/2023).
Lihat Juga :