Angela Tanoesoedibjo Ungkap Makna di Balik Seragam Defile Indonesia di Asian Para Games 2023
Senin, 23 Oktober 2023 - 10:16 WIB
loading...
CdM Indonesia untuk Asian Para Games 2023, Angela Tanoesoedibjo membeberkan makna dari seragam defile yang dipakai kontingen Indonesia di upacara pembukaan. / Foto: Instagram @angelatanoesoedibjo
A
A
A
HANGZHOU - Chef de Mission (CdM) Indonesia untuk Asian Para Games (AiPG) 2023, Angela Tanoesoedibjo membeberkan makna dari seragam defile yang dipakai kontingen Indonesia di pembukaan AiPG 2023, Minggu (22/10/2023). Pada dasarnya seragam itu menggambarkan keberagaman Indonesia yang sarat makna.
Pada barisan Tim Merah Putih, atlet para lempar lembing, Riadi Saputra dan atlet para angkat berat, Dwiska Maharani dipercaya menjadi pembawa bendera. Riadi memakai baju adat Kalimantan sedangkan Dwiska menggunakan baju adat Sumatera.
Angela mengatakan jika telah mempersembahkan 30 representatif seragam Indonesia. Enam di antaranya berupa pakaian adat Aceh, Lampung, Palembang, Bali, Kalimantan dan Nusa Tenggara Timur (NTT).
Baca juga: Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Semangat Atlet Tenis Meja Asian Para Games 2022
Selain itu, sebagian besar barisan memakai seragam bermotif mega mendung dan songket Sumatera. Corak batik juga tersirat di jaket kontingen.
Makna batik dalam jaket tersebut menggambarkan keperkasaan atau kekokohan. Kemudian makna lainnya juga mengartikan kejernihan dalam berpikir.
"Kita menurunkan 30 representatif di mana 6 di antaranya memakai baju adat daerah dari Aceh, Lampung, Palembang, Bali, Kalimantan dan NTT, sisanya kami memakai seragam yang ada motif mega mendung dan songket sumatera," terang Angela dalam rilis NPC, Senin (23/10/2023).
Pada barisan Tim Merah Putih, atlet para lempar lembing, Riadi Saputra dan atlet para angkat berat, Dwiska Maharani dipercaya menjadi pembawa bendera. Riadi memakai baju adat Kalimantan sedangkan Dwiska menggunakan baju adat Sumatera.
Angela mengatakan jika telah mempersembahkan 30 representatif seragam Indonesia. Enam di antaranya berupa pakaian adat Aceh, Lampung, Palembang, Bali, Kalimantan dan Nusa Tenggara Timur (NTT).
Baca juga: Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Semangat Atlet Tenis Meja Asian Para Games 2022
Selain itu, sebagian besar barisan memakai seragam bermotif mega mendung dan songket Sumatera. Corak batik juga tersirat di jaket kontingen.
Makna batik dalam jaket tersebut menggambarkan keperkasaan atau kekokohan. Kemudian makna lainnya juga mengartikan kejernihan dalam berpikir.
"Kita menurunkan 30 representatif di mana 6 di antaranya memakai baju adat daerah dari Aceh, Lampung, Palembang, Bali, Kalimantan dan NTT, sisanya kami memakai seragam yang ada motif mega mendung dan songket sumatera," terang Angela dalam rilis NPC, Senin (23/10/2023).
Lihat Juga :