Apakah 3 Petarung Bernama Israel Ini Ada Darah Keturunan Yahudi?
Senin, 30 Oktober 2023 - 12:12 WIB
loading...
Apakah 3 Petarung Bernama Israel Ini Ada Darah Keturunan Yahudi?/Marca, Tapology, Sky Sports
A
A
A
Nama tiga petarung bernama depan Israel menjadi sorotan saat konflik Israel-Palestina pecah. Israel Adesanya, Israel Rodriguez Picazo, dan Israel Vasquez Castenada dianggap ada kaitan dengan zionis Israel. Apakah benar mereka memiliki keturunan Yahudi dan Israel? Seperti apa profil singkat 3 petarung bernama Israel tersebut.
1. Israel Adesanya
Nama lengkapnya adalah Israel Mobolaji Temitayo Odunayo Oluwafemi Owolabi Adesanya. Mantan juara UFC ini lahir 22 Juli 1989 dikenal seniman bela diri campuran, kickboxer dan mantan petinju profesional yang berpaspor Selandia Baru.
Baca Juga: Robohkan Tyson Fury, Francis Ngannou Dijanjikan Masuk Ranking 10 Besar WBC
Saat ini, Israel Adesanya berkompetisi di kelas menengah Ultimate Fighting Championship (UFC). Israel Adesanya merupakan mantan juara kelas menengah UFC dua kali. Dalam kickboxing, ia adalah mantan penantang gelar Kejuaraan Glory Middleweight.
Pada tanggal 12 September 2023, ia berada di peringkat pertama dalam peringkat kelas menengah UFC, dan pada tanggal 24 Oktober 2023, ia berada di peringkat ke-8 dalam peringkat pound-for-pound pria UFC.
Israel Adesanya lahir di Lagos, Nigeria, anak sulung dari lima bersaudara. Ayahnya bernama Oluwafemi, seorang akuntan. sedangkan ibunya bernama Taiwo, seorang perawat. Pada tahun 1999, Israel pindah ke Ghana bersama keluarganya selama 10 bulan. Dia kemudian menetap di Rotorua, Selandia Baru, pada usia 10 tahun untuk memperbaiki kehidupannya.
2. Israel Vasquez Castenada
Israel Vazquez Castaneda diketahui lahir 25 Desember 1977. Dia adalah mantan petinju profesional Meksiko yang berkompetisi dari tahun 1995 hingga 2010. Israel Vasquez adalah juara dunia kelas bantam super tiga kali, setelah memegang gelar IBF dari tahun 2004 hingga 2005; dan gelar WBC, The Ring dua kali dari tahun 2005 hingga 2008. Vázquez terkenal karena empat pertarungannya melawan sesama petinju Meksiko, Rafael Márquez.
Pada tahun 1995, Israel Vazquez memulai debut profesionalnya di kelas bantam pada usia 17 tahun. Dia menghentikan sembilan lawan pertamanya sebelum mengalami kekalahan KO. Bertarung terutama di Amerika Serikat dan di kelas bulu junior, ia mengalahkan 11 lawan, terutama Óscar Larios (20-0), sebelum kalah angka terbelah dari Marcos Licona.
1. Israel Adesanya
Nama lengkapnya adalah Israel Mobolaji Temitayo Odunayo Oluwafemi Owolabi Adesanya. Mantan juara UFC ini lahir 22 Juli 1989 dikenal seniman bela diri campuran, kickboxer dan mantan petinju profesional yang berpaspor Selandia Baru.
Baca Juga: Robohkan Tyson Fury, Francis Ngannou Dijanjikan Masuk Ranking 10 Besar WBC
Saat ini, Israel Adesanya berkompetisi di kelas menengah Ultimate Fighting Championship (UFC). Israel Adesanya merupakan mantan juara kelas menengah UFC dua kali. Dalam kickboxing, ia adalah mantan penantang gelar Kejuaraan Glory Middleweight.
Pada tanggal 12 September 2023, ia berada di peringkat pertama dalam peringkat kelas menengah UFC, dan pada tanggal 24 Oktober 2023, ia berada di peringkat ke-8 dalam peringkat pound-for-pound pria UFC.
Israel Adesanya lahir di Lagos, Nigeria, anak sulung dari lima bersaudara. Ayahnya bernama Oluwafemi, seorang akuntan. sedangkan ibunya bernama Taiwo, seorang perawat. Pada tahun 1999, Israel pindah ke Ghana bersama keluarganya selama 10 bulan. Dia kemudian menetap di Rotorua, Selandia Baru, pada usia 10 tahun untuk memperbaiki kehidupannya.
2. Israel Vasquez Castenada
Israel Vazquez Castaneda diketahui lahir 25 Desember 1977. Dia adalah mantan petinju profesional Meksiko yang berkompetisi dari tahun 1995 hingga 2010. Israel Vasquez adalah juara dunia kelas bantam super tiga kali, setelah memegang gelar IBF dari tahun 2004 hingga 2005; dan gelar WBC, The Ring dua kali dari tahun 2005 hingga 2008. Vázquez terkenal karena empat pertarungannya melawan sesama petinju Meksiko, Rafael Márquez.
Pada tahun 1995, Israel Vazquez memulai debut profesionalnya di kelas bantam pada usia 17 tahun. Dia menghentikan sembilan lawan pertamanya sebelum mengalami kekalahan KO. Bertarung terutama di Amerika Serikat dan di kelas bulu junior, ia mengalahkan 11 lawan, terutama Óscar Larios (20-0), sebelum kalah angka terbelah dari Marcos Licona.
Lihat Juga :