Rumble In The Jungle 2? Anthony Joshua vs Francis Ngannou di Afrika
Rabu, 01 November 2023 - 06:06 WIB
loading...
Rumble In The Jungle 2? Anthony Joshua vs Francis Ngannou di Afrika/The Sun
A
A
A
Rumble in the Jungle 2 diskenario mempertemukan Anthony Joshua vs Francis Ngannou di Afrika menurut promotor Eddie Hearn. Performa Francis Ngannou saat melawan juara kelas berat WBC, Tyson Fury, membuka kembali kotak Pandora yang lebih jauh lagi dalam rangkaian karnaval pertarungan antara petinju dan bintang MMA.
Francis Ngannou berhasil menjatuhkan Tyson Fury dan tampil kompetitif selama 10 ronde pertandingan. Nnamun Tyson Fury akhirnya memenangkan pertandingan melalui keputusan terbelah (split decision), mengungguli mantan juara UFC tersebut dengan skor 71-59.
Baca Juga: Deontay Wilder vs Francis Ngannou: Pertarungan Liar
Kepala Matchroom Boxing, Eddie Hearn, kini tertarik untuk menjadi petarung berikutnya yang akan dipertemukan dengan Ngannou, dengan meminta mantan juara kelas berat dan petinju Nigeria-Inggris, Anthony Joshua, untuk menantang petinju keturunan Kamerun-Prancis tersebut.
"AJ melawan Francis Ngannou benar-benar masif, sangat besar. Dua raksasa bersebelahan. Siapa yang tahu apa yang akan terjadi? Saya bahkan tak percaya kita memperdebatkan hal ini," kata Hearn dalam acara "The MMA Hour with Ariel Helwani."
Eddie Hearn bahkan menghidupkan kembali salah satu slogan promosi tinju paling ikonik sepanjang masa, dengan mengatakan bahwa pertarungan Ngannou-Joshua akan menjadi yang kedua kalinya setelah "Rumble In The Jungle," pertarungan ikonik tahun 1974 antara Muhammad Ali dan George Foreman di Kinshasa, Zaire. "Uang untuk Francis Ngannou di dunia tinju, dia tidak akan kembali [ke MMA]. Uang yang saya tahu AJ melawan Ngannou dapat menghasilkan. Jauh lebih banyak daripada yang didapat Ngannou saat melawan Fury,''ujarnya.
Penampilan solid Ngannou dalam debut profesionalnya secara tiba-tiba menjadikannya pemain kuat dalam tinju kelas berat, karena publik tertarik untuk melihat lebih banyak lagi dari petarung berusia 37 tahun ini. "[Joshua] tidak [awalnya] tertarik dengan pertarungan gimmick saat hal itu ditawarkan kepadanya. Banyak orang yang memiliki persepsi sebelum pertarungan bahwa [Fury vs. Ngannou] adalah sesuatu yang tidak masuk akal,"jelasnya.
Francis Ngannou berhasil menjatuhkan Tyson Fury dan tampil kompetitif selama 10 ronde pertandingan. Nnamun Tyson Fury akhirnya memenangkan pertandingan melalui keputusan terbelah (split decision), mengungguli mantan juara UFC tersebut dengan skor 71-59.
Baca Juga: Deontay Wilder vs Francis Ngannou: Pertarungan Liar
Kepala Matchroom Boxing, Eddie Hearn, kini tertarik untuk menjadi petarung berikutnya yang akan dipertemukan dengan Ngannou, dengan meminta mantan juara kelas berat dan petinju Nigeria-Inggris, Anthony Joshua, untuk menantang petinju keturunan Kamerun-Prancis tersebut.
"AJ melawan Francis Ngannou benar-benar masif, sangat besar. Dua raksasa bersebelahan. Siapa yang tahu apa yang akan terjadi? Saya bahkan tak percaya kita memperdebatkan hal ini," kata Hearn dalam acara "The MMA Hour with Ariel Helwani."
Eddie Hearn bahkan menghidupkan kembali salah satu slogan promosi tinju paling ikonik sepanjang masa, dengan mengatakan bahwa pertarungan Ngannou-Joshua akan menjadi yang kedua kalinya setelah "Rumble In The Jungle," pertarungan ikonik tahun 1974 antara Muhammad Ali dan George Foreman di Kinshasa, Zaire. "Uang untuk Francis Ngannou di dunia tinju, dia tidak akan kembali [ke MMA]. Uang yang saya tahu AJ melawan Ngannou dapat menghasilkan. Jauh lebih banyak daripada yang didapat Ngannou saat melawan Fury,''ujarnya.
Penampilan solid Ngannou dalam debut profesionalnya secara tiba-tiba menjadikannya pemain kuat dalam tinju kelas berat, karena publik tertarik untuk melihat lebih banyak lagi dari petarung berusia 37 tahun ini. "[Joshua] tidak [awalnya] tertarik dengan pertarungan gimmick saat hal itu ditawarkan kepadanya. Banyak orang yang memiliki persepsi sebelum pertarungan bahwa [Fury vs. Ngannou] adalah sesuatu yang tidak masuk akal,"jelasnya.
Lihat Juga :