Bagnaia atau Jorge Martin yang Juara MotoGP 2023, Carlos Pernat: Poin dari Sprint Race Jadi Pembeda
Senin, 06 November 2023 - 08:03 WIB
loading...
Sprint race MotoGP 2023 menjadi penentu juara dunia. Itu sebagaimana disampaikan Carlos Pernat / Foto: MotoGP
A
A
A
Sprint race MotoGP 2023 menjadi penentu juara dunia. Itu sebagaimana disampaikan Carlos Pernat.
Dalam tiga seri beruntun terakhir di MotoGP Indonesia, Australia dan Thailand 2023 telah menyajikan pertarungan seru, termasuk dalam perebutan gelar juara. Jorge Martin sempat berhasil menyalip Bagnaia di puncak klasemen dengan keunggulan tiga poin usai memenangkan sprint di Mandalika.
Namun, Martinator itu kecelakaan saat memimpin lebih dari tiga detik dalam balapan utama di Mandalika sehingga kehilangan poin. Lalu, dia hanya mampu finis kelima dalam balapan utama di Sirkuit Phillip Island setelah kehilangan posisi pertamanya di lap-lap akhir akibat pemilihan ban soft yang kurang tepat.
Baca Juga: Jorge Martin Siap Bersaing Habis-habisan dengan Francesco Bagnaia
Alhasil, Bagnaia kembali ke puncak klasemen dengan selisih 27 poin darinya setelah menang di Indonesia dan menjadi runner up di Australia. Akan tetapi, Martin berhasil bangkit lagi dan menyapu bersih sprint dan balapan utama MotoGP Thailand 2023. Dia pun memangkas ketertinggalannya lagi dari Pecco menjadi 13 poin.
Pernat meyakini Martin saat ini berada dalam momen emas dan akan sulit untuk dikalahkan, tetapi dia masih kerap kali membuat kesalahan, tak seperti rivalnya, Bagnaia, yang lebih berpengalaman. "Di MotoGP, MartÃn kuat, dia mengendalikan motornya seperti sepeda, bukan seperti motor. Dia berada dalam momen emas," kata Pernat dilansir dari Motosan, Minggu (5/11/2023).
"Saya pikir saya bisa lebih tinggi lagi di klasemen jika saya tidak melakukan kesalahan besar dengan ban lunak. Lagi pula, ketika Anda berada di momen seperti ini dan Anda sangat kuat, sulit untuk kehilangan poin," tambahnya.
Dalam tiga seri beruntun terakhir di MotoGP Indonesia, Australia dan Thailand 2023 telah menyajikan pertarungan seru, termasuk dalam perebutan gelar juara. Jorge Martin sempat berhasil menyalip Bagnaia di puncak klasemen dengan keunggulan tiga poin usai memenangkan sprint di Mandalika.
Namun, Martinator itu kecelakaan saat memimpin lebih dari tiga detik dalam balapan utama di Mandalika sehingga kehilangan poin. Lalu, dia hanya mampu finis kelima dalam balapan utama di Sirkuit Phillip Island setelah kehilangan posisi pertamanya di lap-lap akhir akibat pemilihan ban soft yang kurang tepat.
Baca Juga: Jorge Martin Siap Bersaing Habis-habisan dengan Francesco Bagnaia
Alhasil, Bagnaia kembali ke puncak klasemen dengan selisih 27 poin darinya setelah menang di Indonesia dan menjadi runner up di Australia. Akan tetapi, Martin berhasil bangkit lagi dan menyapu bersih sprint dan balapan utama MotoGP Thailand 2023. Dia pun memangkas ketertinggalannya lagi dari Pecco menjadi 13 poin.
Pernat meyakini Martin saat ini berada dalam momen emas dan akan sulit untuk dikalahkan, tetapi dia masih kerap kali membuat kesalahan, tak seperti rivalnya, Bagnaia, yang lebih berpengalaman. "Di MotoGP, MartÃn kuat, dia mengendalikan motornya seperti sepeda, bukan seperti motor. Dia berada dalam momen emas," kata Pernat dilansir dari Motosan, Minggu (5/11/2023).
"Saya pikir saya bisa lebih tinggi lagi di klasemen jika saya tidak melakukan kesalahan besar dengan ban lunak. Lagi pula, ketika Anda berada di momen seperti ini dan Anda sangat kuat, sulit untuk kehilangan poin," tambahnya.
Lihat Juga :