alexametrics

BWF World Junior Championships 2017

Indonesia Bidik Satu Gelar di Nomor Perorangan

loading...
Indonesia Bidik Satu Gelar di Nomor Perorangan
Setelah gagal penuhi target di beregu, Indonesia bidik gelar di nomor perorangan BWF World Junior Championships 2017 di GOR Among Rogo, Yogyakarta/Foto/Twitter/BADMINTON INDONESIA(@INABadminton)
A+ A-
YOGYAKARTA - Indonesia gagal memenuhi target di nomor beregu BWF World Junior Championships 2017 di GOR Among Rogo, Yogyakarta. Manajer tim Susy Susanti menyebut kegagalan Indonesia lantaran terjebak di grup sulit sehingga tak bisa memenuhi target awal melaju ke semifinal.

Indonesia hanya menduduki peringkat 5 di ajang ini setelah menang atas India 3-1. Ikhsan Leonardo Imanuel Rumbay dkk gagal melangkah ke semifinal setelah dibungkam China 1-3. China akhirnya ke final dan bertemu Malaysia dalam pertandingan yang tengah berlangsung, Sabtu (14/10/2017).

"Kami terejebak di pool yang cukup berat. Terbukti, tim China yang tangguh bisa melaju ke final, bahkan mungkin calon juara juga,” kata Susy Susanti kepada badmintonindonesia.org.



“Agak berat dengan hasil ini, karena kami berharap bisa lebih. Tapi, kali ini memang hanya ini yang bisa diberikan. Sebab, ada beberapa faktor yang memang kami belum beruntung saja."

Namun, ada hal poisitif yang dipetik dari hasil tersebut. Menurut Susy, sebagai manajer dia melihat apa yang ditunjukkan atletnya di lapangan cukup baik, karena mereka bekerja keras dan tidak patah semangat dengan hasil yang dipetik di nomor beregu. Susy berharap itu bisa berdampak positif di perorangan, sehingga mereka bisa tampil maksimal.

Susy berharap pebulu tangkis muda Indonesia itu bisa memanfaatkan peluang. Target satu medali emas masih menjadi acuan bagi junior Indonesia. “Perjuangan belum berakhir. Di tim kami harus puas di posisi lima. Tapi untuk perorangan belum mulai. Kesempatan masih terbuka dan peluang masih ada.”
(sha)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak