Preview Manchester City vs Real Madrid: Belum Tenang
Jum'at, 07 Agustus 2020 - 07:04 WIB
loading...
Raheem Sterling vs Karim Benzema di Etihad Stadium dini hari nanti/Foto/FootyRenders
A
A
A
MANCHESTER - Manchester City belum tenang meski mengantongi keunggulan atas Real Madrid . Pelatih Pep Guardiola menekankan pasukannya tak boleh membuat kesalahan sekecil apapun saat menjamu raksasa Spanyol itu di Etihad Stadium pada leg kedua babak 16 besar Liga Champions 2019/2020 , Jumat (7/8/2020) malam waktu lokal atau Sabtu (8/8/2020) dini hari WIB.
Guardiola menilai banyak yang telah berubah pada Pasukan Zinedine Zidane sejak Man City mengalahkan Madrid 2-1 pada leg pertama di Estadio Santiago Bernabeu, 26 Februari 2020. Dua gol Man City yang dilesakkan Gabriel Jesus pada menit ke-78 dan Kevin De Bruyne dari titik penalti (83) untuk membalas gol Isco menit ke-60.
Kalah 0-1 pun cukup bagi The Citizens melaju ke permepat final. Tapi, itu belum membuat tenang Guardiola. Dia melihat Madrid bangkit kembali pasca-lockdown untuk merebut gelar La Liga 2019/2020 dengan 10 kemenangan beruntun dan mereka memiliki waktu pemulihan yang cukup setelah bermain imbang melawan Leganes pada pertandingan terakhir mereka musim ini, 19 Juli lalu.
"Sulit mengetahui taktik (Zidane). Ketika Anda pikir Anda tahu, dia akan datang dengan sesuatu yang berbeda. Kami telah menyaksikan semua pertandingan Madrid sejak La Liga dimulai kembali dan berbicara tentang bagaimana mereka akan melakukan pendekatan permainan," kata Guardiola dilansir Reuters. (Baca juga: Misi Sulit Madrid di Manchester, Hanya 5 Tim Melaju Setelah Kalah di Kandang ).
"Tapi, apa yang kami lakukan lebih banyak adalah berbicara tentang apa yang bisa kami lakukan. Berbicara sebagai sebuah skuat tentang bagaimana kami dapat menyakiti Madrid dan menimbulkan masalah untuk mereka. Itulah yang selama ini kami fokuskan dalam pengembangan game ini."
Guardiola telah banyak belajar dari kegagalan tiga musim sebelumnya. Di perempat final musim lalu, Man City disingkirkan Tottenham Hotspur setelah kalah gol tandang dengan agregat 4-4. Musim sebelumnya, disingkirkan Liverpool juga di perempat final dengan agregat 1-5. (Baca juga: Man City Masih Cari Bek Baru Setelah Rekrut Nathan Ake, Siapa Bakal Tersingkir? ).
Guardiola menilai banyak yang telah berubah pada Pasukan Zinedine Zidane sejak Man City mengalahkan Madrid 2-1 pada leg pertama di Estadio Santiago Bernabeu, 26 Februari 2020. Dua gol Man City yang dilesakkan Gabriel Jesus pada menit ke-78 dan Kevin De Bruyne dari titik penalti (83) untuk membalas gol Isco menit ke-60.
Kalah 0-1 pun cukup bagi The Citizens melaju ke permepat final. Tapi, itu belum membuat tenang Guardiola. Dia melihat Madrid bangkit kembali pasca-lockdown untuk merebut gelar La Liga 2019/2020 dengan 10 kemenangan beruntun dan mereka memiliki waktu pemulihan yang cukup setelah bermain imbang melawan Leganes pada pertandingan terakhir mereka musim ini, 19 Juli lalu.
"Sulit mengetahui taktik (Zidane). Ketika Anda pikir Anda tahu, dia akan datang dengan sesuatu yang berbeda. Kami telah menyaksikan semua pertandingan Madrid sejak La Liga dimulai kembali dan berbicara tentang bagaimana mereka akan melakukan pendekatan permainan," kata Guardiola dilansir Reuters. (Baca juga: Misi Sulit Madrid di Manchester, Hanya 5 Tim Melaju Setelah Kalah di Kandang ).
"Tapi, apa yang kami lakukan lebih banyak adalah berbicara tentang apa yang bisa kami lakukan. Berbicara sebagai sebuah skuat tentang bagaimana kami dapat menyakiti Madrid dan menimbulkan masalah untuk mereka. Itulah yang selama ini kami fokuskan dalam pengembangan game ini."
Guardiola telah banyak belajar dari kegagalan tiga musim sebelumnya. Di perempat final musim lalu, Man City disingkirkan Tottenham Hotspur setelah kalah gol tandang dengan agregat 4-4. Musim sebelumnya, disingkirkan Liverpool juga di perempat final dengan agregat 1-5. (Baca juga: Man City Masih Cari Bek Baru Setelah Rekrut Nathan Ake, Siapa Bakal Tersingkir? ).
Lihat Juga :