Katie Taylor Pertaruhkan Masa Depan Kariernya dalam Duel Ulang Chantelle Cameron
Jum'at, 24 November 2023 - 11:12 WIB
loading...
Katie Taylor dan Chantelle Cameron akan kembali berjumpa di dalam ring tinju 3Arena, Dublin, Irlandia, pada Sabtu (25/11/2023) malam waktu setempat. / Foto: Instagram @matchroomboxing
A
A
A
DUBLIN - Katie Taylor merupakan juara dunia tinju wanita tak terbantahkan di kelas ringan. Dia pun berada di posisi yang tidak biasa dalam duel melawan Chantelle Cameron (18-0, 8KO). Ya, petinju itu asal Irlandia menjadi penantang dan berada dalam posisi sebagai underdog.
Taylor dan Cameron akan kembali berjumpa di dalam ring tinju 3Arena, Dublin, Irlandia, Sabtu (25/11/2023) malam waktu setempat. Dalam laga ini, Taylor kembali berupaya merebut gelar kelas ringan super tak terbantahkan yang dikuasai Cameron, setelah di upaya pertamanya, Mei lalu, mengalami kegagalan. Kala itu, di venue yang sama, Taylor menderita kekalahan majority decision, dan menjadi kekalahan profesional pertamanya.
Bertanding sebagai penantang, Taylor berada dalam tekanan yang semakin besar. Masa depan karier Taylor secara potensial berada di ujung tanduk. "Ini adalah laga yang harus saya menangkan. Saya memiliki kesempatan untuk memperbaiki keadaan," ungkap Taylor, seperti dilansir Sky Sports.
Baca juga: Chantelle Cameron Janji Hajar Katie Taylor saat Kembali Bertemu di Ring Tinju
"Saya hanya tidak merasakan diri saya sendiri di laga terakhir. Saya rasa semua orang yang menyaksikan laga itu tahu bahwa saya tidak menjadi diri saya sendiri pada malam itu. Itu hanya sebuah penampilan yang datar. Itu hanya salah satu dari malam-malam itu," lanjut pemilik rekor tarung 22-1 (6KO).
(Foto: Instagram @matchroomboxing)
Kendati demikian, wanita 37 tahun itu optimistis mampu membalikkan keadaan atas CAmeron. "Saya sangat, sangat lapar dan saya seperti seorang wanita yang kerasukan saat ini," tegasnya.
Taylor dan Cameron akan kembali berjumpa di dalam ring tinju 3Arena, Dublin, Irlandia, Sabtu (25/11/2023) malam waktu setempat. Dalam laga ini, Taylor kembali berupaya merebut gelar kelas ringan super tak terbantahkan yang dikuasai Cameron, setelah di upaya pertamanya, Mei lalu, mengalami kegagalan. Kala itu, di venue yang sama, Taylor menderita kekalahan majority decision, dan menjadi kekalahan profesional pertamanya.
Bertanding sebagai penantang, Taylor berada dalam tekanan yang semakin besar. Masa depan karier Taylor secara potensial berada di ujung tanduk. "Ini adalah laga yang harus saya menangkan. Saya memiliki kesempatan untuk memperbaiki keadaan," ungkap Taylor, seperti dilansir Sky Sports.
Baca juga: Chantelle Cameron Janji Hajar Katie Taylor saat Kembali Bertemu di Ring Tinju
"Saya hanya tidak merasakan diri saya sendiri di laga terakhir. Saya rasa semua orang yang menyaksikan laga itu tahu bahwa saya tidak menjadi diri saya sendiri pada malam itu. Itu hanya sebuah penampilan yang datar. Itu hanya salah satu dari malam-malam itu," lanjut pemilik rekor tarung 22-1 (6KO).
%2001.jpg)
Kendati demikian, wanita 37 tahun itu optimistis mampu membalikkan keadaan atas CAmeron. "Saya sangat, sangat lapar dan saya seperti seorang wanita yang kerasukan saat ini," tegasnya.
Lihat Juga :