3 Alasan Penampilan Jordi Amat di Timnas Indonesia dan JDT Berbeda
Jum'at, 24 November 2023 - 09:31 WIB
loading...
A
A
A
Tak bisa dimungkiri, level klub dan timnas jelas berbeda. Ada tipikal pemain yang moncer bersama klub, namun melempem ketika bermain untuk timnas. Sebaliknya, ada juga pemain yang tampil apik bersama timnas, namun kurang bagus ketika berada di klubnya.
Hal ini juga berlaku untuk kasus Jordi Amat. Belakangan ini, performanya di timnas Indonesia memang menjadi sorotan karena sejumlah blunder yang dibuatnya. Padahal, belum lama ini dirinya sukses membawa klub Johor Darul Ta'zim mengunci gelar juara Liga Super Malaysia 2023.
Ada banyak faktor yang membuat level klub dan timnas berbeda. Misal, seperti kualitas rekan satu tim, lawan yang dihadapi, hingga strategi pelatih.
(Foto: Antara Foto/Aditya Pradana Putra/tom)
Indonesia terkenal dengan barisan penggemar sepak bola yang loyal dan fanatik. Di satu sisi, kondisi ini bisa meningkatkan dukungan kepada para pemain ketika berlaga.
Namun, di sisi lain hal tersebut juga bisa menjadi tekanan tersendiri. Terlebih, warganet Indonesia dikenal tak pandang bulu soal hujat-menghujat.
Kondisi ini mungkin menjadi beban tersendiri bagi Jordi Amat, sehingga penampilannya cenderung berbeda ketika bermain untuk klub JDT dari Malaysia. Alhasil, Jordi Amat sendiri bermain kurang lepas dan justru melakukan blunder.
(Foto Instagram Jordi Amat)
Hal ini juga berlaku untuk kasus Jordi Amat. Belakangan ini, performanya di timnas Indonesia memang menjadi sorotan karena sejumlah blunder yang dibuatnya. Padahal, belum lama ini dirinya sukses membawa klub Johor Darul Ta'zim mengunci gelar juara Liga Super Malaysia 2023.
Ada banyak faktor yang membuat level klub dan timnas berbeda. Misal, seperti kualitas rekan satu tim, lawan yang dihadapi, hingga strategi pelatih.
2. Tekanan yang Dihadapi

Indonesia terkenal dengan barisan penggemar sepak bola yang loyal dan fanatik. Di satu sisi, kondisi ini bisa meningkatkan dukungan kepada para pemain ketika berlaga.
Namun, di sisi lain hal tersebut juga bisa menjadi tekanan tersendiri. Terlebih, warganet Indonesia dikenal tak pandang bulu soal hujat-menghujat.
Kondisi ini mungkin menjadi beban tersendiri bagi Jordi Amat, sehingga penampilannya cenderung berbeda ketika bermain untuk klub JDT dari Malaysia. Alhasil, Jordi Amat sendiri bermain kurang lepas dan justru melakukan blunder.
3. Faktor-Faktor Lain

Lihat Juga :